Tittle : Love in Paris
Main Cast :
Lee Donghae
Choi Siwon
Cho Kyuhyun
Sub Cast : Member Sj
Genre : Romance , yaoi , humor
Rated : T
Summary : Lee Donghae , namja manis yang menyempatkan diri datang ke Paris, hanya untuk menemui Tour Guide tampan asal Korea . Namun tak disangka-sangka , dia malah harus menghabiskan ahjussi-ahjussi yang sangat membenci dirinya !
…
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::
Sebelumnya ,
Siwon membuka matanya , melirik jam yang berbentuk aneh di dinding . Dia menguap, menunggu Donghae membuatnya terlelap .
Siwon bangun , " Kemana dia ?", tanyanya , ia pun mengambil ponsel dengan niatan untuk menghubungi Donghae . Matanya membulat saat melihat 15 kali panggilan tak terjawab .
"Hae", ucapnya tak percaya . Semua panggilan itu dari Donghae . Siwon merasakan jantungnya berdegup dengan sangat cepat . Dan kenapa ia memikirkan suatu yang buruk tengah terjadi pada Donghae ?
Satu yang ada dipikiran Siwon , ' Selamatkanlah Donghaeku ' .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::
Siwon terus berlari , entah kemana angin akan membawa langkahnya yang tergesa-gesa . Dia bingung , ia menolehkan kepalanya , ke kanan atau kekiri . Mencari sesosok namja manis yang telah merenggut hatinya .
Siwon mempererat jaketnya , "Ahh~, dimana kau Hae ", Siwon kembali menghubungi Donghae namun sayang ponsel Donghae tidak aktif .
Dia menghembuskan nafasnya , lalu memejamkan matanya sejenak . Dia , mengatur pikirannya , "Tenang Siwon, tenang ", gumamnya pelan .
Ia membuka matanya , dan dia berbalik . Dia seperti mendengar seseorang memanggilnya . Dia mengerutkan keningnya , "Tidak ada ", tak ada orang disekitarnya . Keadaan disekitarnya sangat-sangat sunyi . Wajar saja , kini jam tengah menunjukkan pukul 2 pagi . Siapa yang hendak berkeliaran ditengah malam seperti ini ?
Siwon kembali mengayunkan kakinya . Tak tahu kemana dia melangkah, dia hanya mengikuti kata hatinya ! Konyol , namun Siwon mempercayainya . Hatinya berbicara , dengan sangat lembut . Mengatakan kepadanya , kalau Donghae tengah menyendiri ditempat yang sangat romantis !
Kata hati macam apa itu ? Ayolah , sejak Siwon berdekatan hampir seminggu dengan Donghae , banyak perubahan didalam dirinya . Lihatlah perubahan fisiknya , dan sepertinya juga perubahan hatinya .
…
Langkah Siwon terhenti di sebuah jembatan yang membentang dari Luxemburg Gardens hingga Île Saint Louis di Sungai Seine . Entah kenapa , dia bisa ke tempat ini . Mungkin hatinya yang menuntun langkahnya . Lagipula , bukankah hatinya mengatakan kalau Donghae tengah berada di tempat yang romantis ? Kenapa ia tak ke menara Eiffel ? Bukankah tempat itu sangat romantis ? Tidak , pikirnya .
Dia terus saja berjalan , menelusuri jembatan Pont des Arts dengan degupan jantungnya yang terus saja berpacu . Dia mengerutkan keningnya saat ia melihat jejeran gembok aneka warna yang digantung di pagar jembatan , menghadirkan pemandangan yang luar biasa .
Dia tersenyum , "Aku kira hanya di Korea saja ", ujarnya sambil matanya tak lepas dari ribuan gembok yang bejejer acak dipagar tersebut .
Siwon melirik jam tangan yang ia kenakan , "Jam 4 ", gumamnya . Pantas saja , ia merasakan dingin yang semakin menusuk , bahkan menembus jaket tebalnya . Tubuhnya pun didera rasa yang sangat lelah . Wajar saja , dia menghabiskan waktu hampir tiga jam lamanya , untuk mencari Donghae . Belum lagi kantuk yang terus saja menyerangnya .
Namun ia tetap terjaga , mencoba mencari dimana Donghaenya saat ini berada !
Ia terus saja berjalan , melewati pagar yang membentang begitu panjangnya . Ia menghentikan langkahnya , tepat dibawah lampu yang menerangi gembok-gembok . Ia menghampiri sebuah gembok yang , entah kenapa menarik dirinya untuk melihat gembok yang sangat lucu dimatanya .
Gembok berbentuk ikan badut dan bewarna jingga !
Siwon berjongkok , lalu meraih gembok berbentuk ikan itu , ia menaikan satu alisnya . Sedetik setelah itu ia tersenyum , ia menggelengkan kepalanya , "Dasar aneh ", ujarnya . Ia berdiri , lalu berlari meninggalkan tempat itu .
' Siwon & Donghae FL '
FL : Forever Love
Siwon tertawa kecil saat mengingat tulisan pada gembok itu . Hatinya serasa diguguri bunga sakura . Bahagia dan senang . Siwon tahu tentang kisah romantis di kota ini . Kota dengan julukan ' City of Love ini ' . Dan Siwon tahu arti dari gembok cinta yang tertera namanya dengan nama Donghae .
Apakah Donghae berharap kalau dia dan Siwon tak pernah terlepaskan oleh kunci manapun ?
…
Donghae memandangi Sungai Seine dengan senyum yang terkembang . Ia membiarkan tubuhnya menyapa dinginnya malam ini . Ia sengaja , tak mengenakan jaket . Panas , pikirnya .
Ia memejamkan matanya , membuka kembali sambil menyesap kopi yang sudah dingin. Dia tersenyum , seraya mengeratkan kunci gembok yang tadi ia sempat beli . Gembok berbentuk ikan yang sudah ia kunci tepat ditengah-tengah ribuan gembok yang lainnya .
Donghae membuang gelas plastic , saat kopinya habis . Ia membalikkan tubuhnya , menyandarkannya pada pagar besi yang sangat kuat itu .
Ia membawa kunci tepat kehadapannya , "Aku benar-benar gila karenanya , aku bahkan menjadi ragu saat Kyu Hyung meminta ku menjadi kekasihnya ", Donghae memasukkan kunci kedalam saku celananya .
Ia mengambil ponsel yang ia taruh di atas pagar . Ia menyalakan ponselnya , lalu terpampanglah dengan jelas dua wajah yang kini menjadi wallpaper ponselnya .
Ia tersenyum miris , "Bahkan kau tak mengangkat teleponku ", ia pun memasukkan kembali ponsel kedalam saku celananya .
Ia kembali menatap sungai Seine yang begitu indah saat malam hari . Temaramnya malam ditambah cahaya dari lampu kota yang menambah kesan romantis tempat ini . Namun sayang , Donghae hanya sendiri .
Donghae memejamkan matanya , mencoba menetralkan detak jantungnya saat dia harus mengingat wajah Siwon yang beberapa hari ini selalu masuk dalam mimpinya .
Ia membuka matanya , memandang lurus ke depan . Melihat jam berapa saat ini . Ia tersenyum , "Jika kau tak datang dalam waktu dua puluh menit dari sekarang , aku akan menerimanya ", Donghae menutup wajahnya . Tak selang lama , bahunya naik turun . Apa dia kedinginan ? Tidak . Dia menangis saat ini . Dia bingung harus memilih antara orang yang disukainya dari dulu atau orang yang baru disukainya saat ini ?
Apa dia harus memilih Kyuhyun ? Tapi perasaan suka atau cinta itu sudah hilang . Mungkin telah dibawa oleh angin di Kota Paris ini .
Apa dia harus menjatuhkan pilihannya pada Siwon ? Yang ia tahu , Siwon tak pernah menunjukkan sedikit hatinya , menunjukkan sedikit perasaannya pada Donghae . Donghae tak tahu, apa Siwon menyukainya atau tidak ? Apa cintanya bertepuk sebelah tangan dengan Siwon ?
Tapi kalau dengan Kyuhyun ? Kyuhyun sudah pasti mencintainya . Bukankah tadi Kyuhyun sudah mengutarakan perasaan hatinya .
Donghae di ambang kebingungan . Dimanakah ia akan menjatuhkan hatinya .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::
Kyuhyun terbangun kala merasakan kalau ponselnya bergetar . Dengan malas ia membuka matanya , lalu meraba kea rah sampingnya .
Kyuhyun menguap sambil tangannya membuka pesan di ponselnya . Ia baca pesan itu , dan butuh waktu sepersekian detik untuk mencerna isi dari pesan tersebut .
Hingga akhirnya senyumnya merekah , membuat pipi chubbynya naik . Namun sedetik kemudian , senyumnya yang mempesona itu hilang , tergantikan senyum kesedihan .
"Kira-kira , apa yang akan kau jawab ?", tanya Kyuhyun pada wallpaper diponselnya . Yah , foto Donghae dengan balutan jaket bulu tebal bewarna merah .
Kyuhyun menutup matanya , "Semoga yang terbaik ", gumamnya sebelum dirinya kembali ke alam mimpi .
From : Hae Donghae
Akan ku beri jawaban saat mentari pagi menyapa Hyung !
…
Donghae mendongakkan kepalanya , melihat jam dinding yang begitu besar . Ia menggelengkan kepalanya , "Sudah lebih dari yang aku mau ", ia memasukkan ponselnya , lalu menyambar jaket yang sengaja ia gantung di pagar .
Ia dekap jaketnya dengan erat , satu tetes air matanya jatuh , "Kau terlalu lama ", Donghae berjalan menjauhi tempat itu . Kini tujuannya adalah kerta api bawah tanah , yang akan membawa dirinya menuju Menara Eiffel .
…
Siwon kelimpungan , tak ada sosok Donghae dimanapun . Ia pun merogoh saku ponselnya , "Aigoo", ia terkejut saat mengetahui bahwa ponselnya mati . Ia menggelengkan kepalanya , "Kau bodoh Choi", ia mengumpat kesal kepada dirinya sendiri .
Ia memandang kea ah depan , kini langit tengah memudar . Ia tengokkan sedikit pandangannya pada jam dinding yang sangat besar dan tertempel pada sebuah gedung tua , "Jam 5 ", ia segera menyalakan ponselnya .
Ia berjalan selagi menunggu ponselnya untuk hidup . Ia menyadarkan tubuhnya pada pagar yang mana pagar tersebut adalah tempat Donghae menunggunya .
Ia membulatkan matanya saat membaca lima pesan dengan pengirim yang sama . Dia benar-benar ingin bunuh diri saat ini . Hatinya benar-benar sakit membaca setiap kata yang tertera pada layar ponselnya . Ia sangat menyesal !
Ia berbalik menatap jam dinding itu kembali , lalu pandangannya jatuh pada sebuah gelas plastic yang kini berada di dekat kakinya .
From : Hae – Hae
Aku menunggu mu tepat berseberangan dengan jam dinding yang begitu besar .. Cepat datang , dan yang akan ku bicarakan denganmu ,
Siwon kembali membuka pesan ke berikutnya ,
'Kenapa kau tak mengangkat telepon ku ? Aku masih menunggumu , '
' Kau sudah tidur eoh ? Aku masih menunggumu '
' Hey ahjussii , cepatlah datang , kopiku sudah dingin '
Siwon menjatuhkan air matanya , saat membaca pesan terakhir yang dikirim oleh Donghae . Ia memasukkan ponselnya dan mengejar Donghae .
Dia terus berlari , "Hae , tunggu aku ", ia berucap dengan menghapus air matanya .
' Wonnie, kau mematikan ponselmu eoh ? aku menganggumu hm ? Ya sudah , maaf aku salah .. '
Hey , tahukah arti pesan yang dikirim Donghae untuknya ? Salah ? Yah , Donghae salah mengira tentang perasaan Siwon kepadanya . Donghae mengira kalau Siwon mempunyai perasaan yang sama dengannya . Perasaan yang mulai terbentuk saat mereka menghabiskan waktu berdua kemana pun . Hingga Donghae menyakini hatinya , kalau Siwon tak mempunyai perasaan yang sama dengannya .
Dan tahu kah kau Donghae ? Siwon juga mencintaimu ..
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::
Donghae kini sudah berada dibawah menara Eiffel . Sangat cantik jika dilihat pada pagi hari seperti ini . Donghae melirik jam tangan , "Jam 5.30 ", gumamnya . Ia pun menghela nafasnya , "Sudahlah Donghae-ah , kau harus kuat , bukankah masih ada Kyu Hyung ?", dia berjalan , mencari tempat untuk dirinya bisa beristirahat .
Dia memilih mendudukan dirinya disalah satu kursi panjang , ia tersenyum , "Tak buruk ", ucapnya , namun di saat bersamaan air matanya jatuh . Ia melihat mentari pagi yang sebenatr lagi akan muncul pada peraduannya .
Keadaan sekitar cukup sepi , mungkin ini masih terlalu pagi . Walau jauh di atas langit sana , banyak burung sudah berkeliaran . Memulai hari dengan mencari makannya .
Donghae menundukkan kepalanya , "Ahh~, kenapa perasaan ini bisa berubah begitu cepatnya ", ia mengeluarkan ponselnya dari saku celananya saat ia merasakan ponselnya bergetar .
Donghae tersenyum pahit , "Sudah terlambat ", ia memasukkan kembali ponselnya dan menghadap lurus ke depan . Dan di saat itulah pandangan mereka bertemu dalam satu garis lurus .
Donghae berdiri tanpa melepaskan pandangannya pada sosok itu . Sosok namja tampan yang hanya mengenakan celana pendek dan mengenakan jaket warna merah , jaket miliknya . Hingga terlihat kekecilan untuk namja itu . Mungkin karena tubuh namja itu lebih besar dan lebih tinggi daripada diirnya .
Donghae mengedipkan matanya beberapa kali , saat sosok itu sudah ada dihadapannya . Diapun tak sadar , sejak kapan namja itu berjalan ke arahnya .
"Mianhaeyo", Siwon menarik tubuh Donghae ke dalam pelukannya . Donghae masih mencerna apa yang saat ini terjadi . Hingga tangan Siwon mengusap lembut punggungnya , "Apa kau menunggu lama ?",tanya Siwon pelan . Bukannya menjawab , Donghae malah mendorong tubuh Siwon . Hingga pelukan hangat diujung pagi ini terlepas .
Donghae memandang tajam mata Siwon , "Buat apa kau kemari ?",tanya Donghae dengan nada kesalnya , "Pulanglah ", Donghae membalikkan tubuhnya dan berjalan kea rah yang lain .
Siwon terhenyak saat Donghae menyuruhnya pulang . Siwon menahan lengan Donghae , hingga langkah Donghae terhenti , "Kau kenapa ?",tanya Siwon , ia balik tubuh Donghae hingga kini terlihatlah dengan jelas mata Donghae yang memerah menahan tangis .
Donghae melepaskan dengan kasar tangan Siwon pada lengannya , "Aku ", Donghae tak sanggup lagi melaanjutkan perkataannya . Haruskah ia mengatakan apa yang ada di hatinya saat ini ?
Betapa dirinya menyukai ahjussi yang menyebalkan didepannya saat ini ?
Betapa dirinya mencintai Siwon ? Ingin memeluk Siwon ? Ingin mengungkapkan, kalau dia sangat ingin Siwon menjadi miliknya .
Tidak mungkin .
Donghae terdiam membisu , kala Siwon menghapus air matanya yang bergulir di pipinya , "Jangan menangis , mianhae kalau kau menunggu dengan sangat lama ", ujar Siwon yang membuat Donghae menatapnya dengan dalam . Siwon yang ada dihadapannya bukanlah Siwon yang ia kenal beberapa hari yang lalu . Siwon dihadapannya kali ini lebih dan sangat romantis di matanya .
Siwon menggenggam erat tangan Donghae , "Kau menungguku , apa yang ingin kau bicarakan denganku ?",tanya Siwon lagi sambil membawa kedua tangan Donghae yang digenggam erat dengan tangannya ke depan dadanya .
Donghae menunduk , melihat tangannya yang begitu erat di genggam oleh tangan Siwon . Hingga jantungnya berdetak lima kalih lebih cepat , bahkan tak ada waktu untuk dirinya bernafas .
"A-aku ", Donghae mengangkat wajahnya , hingga mata mereka saling beradu pandang . Siwon tersenyum , sambil membalas tatapan Donghae dengan senyum manisnya hingga menampllkan kedua lesung di pipinya . Senyum yang tak pernah Donghae lihat sebelumnya . Senyum yang kenapa , bagi Donghae membuat Siwon berjuta kali lebih tampan .
Donghae semakin gugup dibuatnya , "Ak-aku ", Siwon menaruh satu jari telunjuknya di depan bibir Donghae , meminta Donghae untuk berhenti bicara .
Siwon tersenyum , "Aku tahu kau mencintaiku ", ujar Siwon yang membuat hati Donghae bergemuruh . Donghae mengerjapkan matanya beberapa kali . Siwon menebaknya kah ?
Donghae menggelengkan kepalanya , "Tidak , aku ta-", ucapan Donghae terhenti saat bibir Siwon menempel indah dibibir Donghae . Hal itu membuat Donghae membulatkan matanya lucu .
Siwon menyeringai setelah ia merasa , Donghae menerima apa yang saat ini tengah di lakukannya .
Siwon memandangi wajah manis Donghae dengan sangat lekat , "Jika kau tak menyukaiku atau mencintaiku, tak apa ", Siwon kembali mengecup bibir Donghae , "Tapi asal kau tahu , aku sudah jatuh cinta denganmu, dan aku sangat mencintaimu ", ujar Siwon sambil mengelus pipi mulus Donghae .
Donghae tertegun mendengar pernyataan Siwon yang membuat dirinya tanpa sadar menjatuhkan air mata . Jadi , selama ini Siwon juga mempunyai perasaan yang sama dengannya ! syukurlah ~ ,
Lalu Kyuhyun ?
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::
Kini Siwon dan Donghae sudah berada di lantai atas menara Eiffel . Begitu indah pemandangan kota Paris yang terhmpar begitu luas dengan sinar menatri pagi yang sayup-sayup . Menyapa para penghuni dan makhluk hidup yang lainnya .
Donghae tersenyum saat melihat mentari pagi mulai beranjak naik . Ia menempelkan tangannya pada kaca penghalang , "Waahh . indah sekali ", decak kagumnya dan membuat Siwon tersenyum . Siwon menghampiri Donghae , memeluk tubuh Donghaenya dari belakang . Hingga ia menjatuhkan kepalanya pada pundak Donghae , "Kau lebih indah dari menatri itu Hae ", Donghae tersenyum jahil , "Sejak kapan kau menjadi penggombal seperti itu eoh ?",tanya Donghae sambil mengusap kedua lengan kekar Siwon yang berada di atas perutnya .
Siwon lebih mengeratkan pelukannya , dan mengecup leher Donghae , "Kau yang mengajari ku banyak hal tentang cinta ", Donghae membalikkan tubuhnya hingga kini mereka saling berhadapan dengan jarak yang begitu dekat .
Donghae mengalungkan tangannya pada leher Siwon dan Siwon menurunkan pelukannya pada pinggang ramping Donghae , "Aku sebenarnya sangat mencintaimu , hanya , aku masih ragu dengan hatiku ", Donghae menatap dalam mata Siwon , "Namun perasaan itu , ragu itu sudah hilang , saat kau menyatakan cinta kepadaku ", Donghae mengecup sekilas bibir Siwon , membuat Siwon tersenyum kecil . Tingkah Donghae sungguh menggemaskan dimatanya .
Siwon semakin memperat pelukannya , hingga hidung Donghae bersentuhan dengan dagu Siwon , mengingat jarak tubuh mereka .
"Jadi kalau aku tak menyatakan cinta kepadamu , kau akan menerima dia ?", tanya Siwon penasaran , Donghae tersenyum , "Jika itu baik untuk hidupku , ku tak masalah ", jawab Donghae .
"Walau kau menyukai aku ?"
"Lebih baik dicintai daripada mencintai Ahjussi , kau harus ingat , syukuri siapa yang mencintaimu ", ujar Donghae , lantas Siwon ? Tersenyum senang .
Ia bawa Donghae kedalam pelukannya , "Aku bersyukur ada seseorang yang begitu tulus mencintaiku, terimakasih Hae ", Donghae tersenyum mendengarnya .
Siwon merenggangkan pelukannya , membawa tubuh Donghae kea rah depan , "Lihat , itu sangat sempurna ", ujar Donghae melihat matahari mulai terbit di ufuk timur .
Siwon kembali memeluk tubuh Donghae dari belakang , "Kau yang paling sempurna di mataku Hae ", uajr Siwon , "Kau telah merubahku sedemikian rupa , hingga aku sangat tampan seperti ini ", Donghae tertawa mendengarnya , "Aku mencintaimu apa ada diri mu , entah saat kau keren atau tidak , namun bagiku , "Donghae menolehkan kepalanya kea rah belakang , mengecup sekilas bibir Siwon , "Kau selalu tampan walau kau mirip seorang ahjussi ", lanjutnya yang membuat Siwon tersenyum .
"Kau bisa saja ", ujar Siwon sambil mengeratkan pelukan . Pandangan mereka pun jatuh pada matahari yang kini semakin beranjak naik dengan sangat perlahan . Dengan pemandangan burung-burung kecil yang beterbangan diatas langit .
Tanpa sepengatahuan keduanya , sepasang mata tengah memperhatikan Siwon dna Donghae dengan seulas senyum yang terlihat dipaksakan .
"Aku tahu ini keputusan yang terbaik , akan lebih indah jika hubungan dilandasi karna saling mencintai , bukan hanya di cinta atau mencintai ", Kyuhyun membalikkan tubuhnya , "Ahh, mungkin ini memang kisah cintaku yang tak terbalaskan ", Kyuhyun memakai topi lalu melangkahkan kakinya menjauhi tempat itu .
…
"Kau sedang apa Hae ?",tanya Siwon saat melihat Donghae tengah membongkar isi kopernya . Donghae tak menghiraukannya . Membuat Siwon mendengus kesal .
Kini mereka berdua tengah berada di kamar inap mereka . Donghae berjalan menghampiri Siwon yang duduk ditepi ranjang , "Kau kenapa ?",tanya Siwon lagi saat melihat raut wajah Donghae yang kebingungan .
Donghae menatap mata Siwon , "Aku seperti melupkan sesuatu , tapi apa ?", Donghae masih memikirkan suatu hal yang ia lupakan .
Hingga ia menepuk pelan dahinya , "Omo , jawaban Kyu Hyung ", ia dengan cepat merogoh saku celananya , untuk mengambil ponsel miliknya .
Hingga ia tersenyum saat melihat satu pesan yang dikirimkan Kyuhyun kepadanya . Donghae mengasihkan ponsel miliknya kepada Siwon . Siwonpun membca setiap kata yang tersusun dengan indah dalam beberapa kalimat .
' Hubungan yang indah , jika dua insane itu saling mencintai . Aku menerima jawabanmu , aku harap kau bahagia dengan ahjussi mu itu . Jangan bosan untuk mengunjungi Paris eoh ? Kali ini aku sedang berada diperjalanan menuju Roma . Jaga hubunganmu dengannya , seperti warga paris yang melindungi menara Eiffel . '
Siwon menaikan satu alisnya , "Apa ?",tanya Siwon heran saat Donghae memberinya sebuah kunci kecil . Donghae memajukan bibirnya , "Ternyata kau ini tidak gaul eohh ", Donghae merubah arah duduknya membelakanginya . Hal itu membuat Siwon tertawa , "Ayolah , aku tahu kunci ini, ini kunci gembokkan , ?", Donghae membalikkan tubuhnya . Menatap tajam mata Siwon , "Kau tahu ?",tanyanya , dan Siwon mengangguk .
"Waah, kau tak sekuno yang aku kira ", ujar Donghae yang mem buat Siwon mencium bibirnya dengan sedikit kasar .
Donghae memukul pelan dada Siwon saat ia merasakan dadanya telah sesak , "Hah , kau ini ", Donghae memukul pelan kening Siwon , dan Siwon hanya , tersenyum . Dan kembali membawa Donghae ke dalam ciuman yang lebih panjang .
…
" Sebentar lagi kita akan sampai ", pekik Donghae girang sambil melirik Siwon yang duduk disampingnya . Kini mereka sudah berada di dalam pesawat . Pesawat yang akan menghantarkan mereka ke tempat asal mereka , Seoul .
"Kau sedang apa ?", tanya Donghae saat melihat Siwon tengah berusaha menyelipkan sesuatu pada jendela pesawat tersebut .
Siwon menolehkan kepalanya , menatap lembut mata Donghae , "Hanya membuang kuncinya ", Donghae membulatkan matanya , "Kenapa kau membuangnya ahjussii , ahh, kau , aaahhh ", Donghae mengacak rambutnya dengan kasar . Lalu melemparkan tatapan maut pada Siwon .
Siwon tak diterima , "Kenapa kau memandang kekasihmu seperti itu ?", tanya Siwon , dan Donghae memukul pelan lengannya , "Kau membuang kuncinya , bukankah kau menyuruhmu untuk menyimpannya , kau membuang hatiku !", ujar Donghae setengah menangis .
Siwon tersenyum sambil mengecup bibir Donghae , "Bukan begitu sayang , aku membuang kunci tersebut dengan harapan , tak ada yang bisa menemukan kunci tersebut , dan dengan begitu gembok cinta kita tak akan pernah terbuka , begitu pula dengan ikatan hati kita ", Donghae mengangguk pelan menjawabnya , lalu Siwon menjetik hidung Donghae , "Kau ini sangat kampungan eooh ", goda Siwon , dan Donghae mencubit pinggangnya .
"Kau menyebalkan !", ujar Donghae dengan senyumnya yang terkembang .
Ah~ , ini adalah liburan yang sangat menyenangkan untuknya . Benar – benar menyenangkan !
Donghae menatap dari samping wajah Siwon , karena Siwon kini tengah membaca sebuah buku , mungkin buku bisnis . Lihatlah , betapa tampanya Siwon saat ini . Siwon mengenakan kaos v-neck lalu dibalut dengan jaket bewarna biru malam , dan dengan sebuah topi kain yang menutupi rambutnya dan jangan lupakan kaca mata hitam yang menutupi mata nya . Dan juga celana jeans yang pas di kaki jenjangnya .
Ternyata , Siwon suka shopping juga eoh? Barang-barang itu semua adalah pilihan dari kekasihnya- Lee Donghae .
Sedangkan Donghae lebih memilih untuk mengenakan jaket yang dikenakan Siwon sebelumnya , jaket bewarna merah . Lalu sebuah kaca mata hitam dan topi hitam yang ia kenakan . Terkesan lucu dan cantik dirinya .
Donghae menutup matanya , "Saranghaeyo", ucapnya sebelum dirinya terlelap . Bukankah dia tak ada tidur semalaman ?
Siwon melirik sekilas kea rah Donghae , ia tersenyum , "Tidur nyenyak sayang ", ucapnya sambil mengelus pipi Donghae . Ia pun mengambil posisi untuk ikut terlelap .
Ahh~ , mereka tidur dengan perasaan yang teramat sangat tenang dan senang .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::: FINAL :::::::::::::::::::::
Bagaimana ?
Aku harap kalian para readers yang sangat saya cintai , bisa menyukai ff saya yang ini eoh ^^
Apa romantis ? kalau saya : iya #jelasakuyangnulis , teung …
Mianhae , typo (s) betebaran dimana-mana ... hihihihi ,
Mind RnR please ?
Buat yang udah nge- review gamsahamnida :D , n mianhae gk bisa balas semua review dari kalian semua , tapi tenang , saya membaca semuanya :D
haelfishy – lia – hidayat012 – casanova indah – BornFreeHae – Kim Haemi – arumfishy – nnaglow – LulluBee – Dew'yellow – shin min young – Cho Kyura – anggita'setiani – Yulika19343382 – shetea'vhateamach
Thanks for you all , God Bless you #praywithsihae
Sihae : Gamsa , telah membaca ff ini ^^
