Chapter 1 Prolog
Uzumaki Uchiha
.
.
Naruto milik Masashi Kisihimoto
Warning : GAJE OOC TYPO di mana-mana dan ide terlalu pasaran
FEMNARU
Genre Family, general
Rate masih T
.
.
.
.
kantor Hokage.
Minato Namikaze menatap tajam kearah dua orang yang memiliki paras wajah yang sama namun dengan warna mata yang berbeda satu gadis memiliki mata saffire dan yang lainnya berwarna Rubi
"Coba jelaskan padaku apa yang terjadi?". Tanya Minato kepada dua gadis tersebut
"I ini semua gara-gara Nee chan". Jawab gadis berambut pirang dengan mata Rubby menyala Namikaze Naruko sambil menunjuk gadis yang memiliki wajah yang sama namun dengan Mata saffire Namikaze Naruto
Gadis yang bernama Naruto itu menatap kearah Naruko. "Kenapa aku yang di salahkan bukankah kamu yang melakukannya". Ucap Naruto
Naruko menatap wajah Kakanya. "Bukannya ini ide Nee chan". Jawab Naruko yang tidak mau mengalah, Listrik persaingan terpercik di antara mereka berdua
Braakk
Pukulan keras di atas meja oleh Hokage, cukup membuat kedua saudara kembar ini kembali terdiam, Minato menyandarkan tubuhnya di atas kursi sambil memijit kepalanya yang sangat pusing, bagaimana tidak? kedua anak kembarnya Naruto dan Naruko di team 7 mendapatkan misi yang sangat gampang hanya menangkap kucing istri Daimyo yang gemar sekali kabur.
Misi di anggap gagal walaupun Tora kucing istri Daimyo berhasil tertangkap, penyebabnya adalah gara-gara Naruko puteri bungsu Namikaze yang menggunakan jutsu Suiton level A untuk melumpuhkan Tora akibatnya kucing istri Daimyo ini sekarat dan harus di bawa ke Rumah sakit hewan, Minato sebenarnya bangga melihat puteri bungsunya itu mampu mengeluarkan Suiton level A mengingat usia Naruko yang masih muda
"Tidak ada pilihan lain sepertinya kalian akan kembali masuk academy". Ucap Minato membuat kedua saudara kembar ini terkejut
"Maafkan kami Tou chan kami berjanji tidak akan nakal lagi". Kata Naruko dengan wajah memelas dan diikuti Naruto yang mengangguk membenarkan Naruk
Minato memalingkan wajahnya dia tidak mau kembali terpengaruh dengan tatapan memelas dari kedua gadis kembarnya. "Ah baiklah". Ucap Minato yang mudah sekali terpengaruh dengan tatapan memelas Naruto dan Naruko. "Tapi ingat Tou chan tidak mau mendengar masalah lagi dengan misi berikutnya". Perintah Minato
"Siap bos". Ucap kedua gadis itu,
"Tapi sebelum itu". Hokage menggantungkan kalimatnya
(Rizuki1993)
Di monument Hokage Naruto dan Naruko menyikat bersih patung Hokage, ini adalah hukuman bagi mereka karena gagal misi tingkat D, Naruto dan Naruko saling memunggungi satu sama lain, bukan rahasia umum di kalangan academy yang satu angkatan dengan Naruto dan Naruko jika mereka berdua selalu saja bertengkar bahkan untuk masalah sekecil apapun, namun bukan berarti mereka tidak bisa kompak, terkadang ada beberapa kejadian dimana mereka bisa menjadi kompak
"Halo adik-adikku tersayang". Sapa seorang pria berambut pirang jabrik Namikaze Menma, Naruto dan Naruko hanya memandang acuh kakak sulungnya itu. "Apa kalian tidak kangen dengan kakak kalian yang tampan ini". Ucap Menma dengan narsisnya
"Naruko sepertinya otak aniki sedang tidak beres". Ucap Naruto yang sedang menyikat Hidung Shodaime Hokage
"Nee chan benar". Jawab Naruko sambil mengangguk. "Mataku bahkan sakit melihat wajah aniki yang jelek". Ejek Naruko
Menma hanya menghela nafas mendengar ejekan kedua adiknya itu. "Kalian di hukum Tou chan?" Tanya Menma yang memilih mengabaikan ejekan Naruto dan Naruko
Naruto menghela nafas. "Iya". Jawab Naruto. "Apa Tou chan tidak memiliki hukuman lain selain membersihkan monument Hokage". Keluh Naruto,
Naruko mengangguk membenarkan ucapan kakaknya itu. "Ini sudah yang ketiga kali". Tambah Naruko
Menma hanya tertawa geli mendengar curahan adik-adiknya itu. "Tapi sisi baiknya kalian tidak harus kembali ke academy". Kata Menma berusaha menghibur Naruto dan Naruko,
Darah ayah dan ibunya membuat Naruto dan Naruko memiliki kepintaran dan kekuatan luar biasa bahkan di usia yang ke 13 mereka mampu menguasai Ninjutsu dan Fuuin jutsu Level A, salahkan sifat mereka yang nakal sehingga mereka harus mengulang ke academy sebanyak 3 kali dan akan menjadi keempat jika mereka hari ini di kembalikan ke academy
"Aniki bagaimana kalau sudah ini kita bermain". Ajak Naruto, Naruko mengangguk, sedangkan Menma menatap kedua adiknya dengan curiga
'Kenapa perasaanku tidak enak ya'. Ucap Menma dalam hati. "Maaf ya sepertinya Nii chan ada kegiatan lain". Ucap Menma berusaha menghindar dari adiknya itu,
"Ah kenapa?". Tanya Naruto berpura-pura terkejut
"Ya Nii chan tidak sayang kita lagi". Tambah Naruko yang pura-pura menangis seperti seorang anak yang tidak di belikan balon oleh bunya
Menma kembali menghela nafas. "Baiklah". Jawab Menma yang tidak suka melihat adik-adik kesayangannya bersedih. 'Kira-kira kejahilan apalagi yang akan ku terima'. Kata Menma dalam hati
Time Skip
Di sebuah lapangan luas tempat genin biasanya berkumpul untuk latihan atau hanya sekedar melepas lelah akibat misi yang panjang,
"Halo Minna". Sapa Menma ke genin yang sedang latihan di lapangan
"Ha…". Ucapan genin terhenti ketika melihat Menma, semua genin mendadak menutup mulutnya, mereka berusaha menahan tawa akibat melihat wajah Menma yang di penuhi coretan
Menma menaikan alisnya, dia tidak tahu apa yang sedang di tertawakan oleh mereka, namun dia baru menyadari satu hal, kemudian Menma mengeluarkan sebuah kaca, dia bercermin melihat wajahnya seperti Badut. "NARUTO NARUKO KALIAN APAKAN WAJAHKU". Teriak Menma yang mampu membuat siapa saja yang mendengarnya tuli mendadak. Menma kembali melirik Genin yang sedang menahan tawa. "Tertawa saja aku tidak apa-apa". Ucap Menma pasrah
"Bhuhahahahahah". Akhirnya sekelompok genin itu tidak mampu menahan tawanya, termasuk Sasuke yang terkenal dingin
"Kalian sudah puas tertawanya?". Tanya Menma
"Maaf Senpai, kami tidak tahan". Jawab gadis berambut pirang Ponytail Ino Yamanaka
Gadis berambut pink mendekati Menma kemudian menepuk-nepuk pundak Menma. "Yang sabar ya Senpai".
"Arrigatou Sakura kamu memang baik". Ucap Menma yang sedikit terhibur
"Halo Minna". Sapa Naruto yang berada di atas pohon
"Lihat nee chan sepertinya ada yang ulang tahun". Ucap Naruko di samping Naruto
"Bahkan mereka juga menyewa badut". Tambah Naruto sambil menunjuk-nunjuk Menma, yang dibalas deathglare dari Menma
"Kalian pikir aku siapa akh". Bentak Menma
"Iiiiiihhh Nee chan badutnya serem lebih baik kita pergi saja dari sini". Usul Naruko sambil pura-pura ketakutan
Naruto mengangguk membenarkan ucapan Naruko. "Kau benar ayo kita pergi". Jawab Naruto lalu mereka pergi menggunakan shunshin no jutsu
"Aku akan balas mereka". Ucap Menma dengan tekad yang kuat
"Memangnya senpai bisa?". Tanya Shikamaru dengan wajah malasnya
Menma yang awalnya memiliki tekad yang kuat menjadi lemah mendengar pertanyaan Shikamaru, Menma sebenarnya sudah berulang-ulang kali membuat kejahilan spektakuler untuk adik-adiknya tersayang namun entah kenapa semua kejahilannya justru berbalik kearahnya, pernah sekali kejahilannya berhasil ketika Menma membuat adik-adiknya terpaksa mandi berjam-jam karena di siram air lumpur,
Awalnya Menma bahagia karena berhasil mengerjai adiknya, namun kebahagiaan itu hancur ketika melihat wajah sangar kaa channya, Penyebabnya, Naruto dan Naruko yang hanya di siram lumpur mengadu pada kushina dan membesar-besarkan ceritanya akibatnya Menma di hukum tidak mendapatkan jatah makan malam sebulan. "Ternyata memang tidak bisa ya". Ucap Menma lesu
Dikantor Hokage
"baiklah misi kali adalah". Ucap Minato namun tertahan ketika Naruko tiba-tiba menggebrak meja
"Berilah misi kami yang sulit". Minta Naruko,
"Aku juga setuju". Ucap Naruto dengan ekspresi sebal
" Misi tingkat D saja kalian gagal bagaimana misi yang lain". Jawab Minato
"Kami gagal di misi menangkap tora saja". Ucap Naruto berusaha mengelak
Minato membuka buku catatannya. "Merusak ladang pertanian merusak patung shodaime Hokage dan..".
"Ya aku tahu itu". Ucap Naruko. "Tapi dari 30 misi kami berhasil menyelesaikan 15 misi". Tambah Naruko
"Yang benar hanya 14". Jawab Minato
"Ayolah Tou chan beri misi kami yang sulit". Ucap Naruko menggunakan puppy eye no jutsu, Minato memalingkan wajahnya, berusaha agar tidak termakan rayuan kedua anaknya itu, begitu juga Naruto yang melakukan puppy eye no jutsu
Minato menghela nafas, dia sangat bingung kenapa dia tidak bisa menolak permintaan dua anak kembarnya ini. "Baiklah". Ucap Minato, kemudian dia memanggil seseorang kakek tua,
Kakek tua itu memperhatikan team 7. "Sepertinya team yang mengawalku tidak bisa diandalkan". Ucap kakek itu sakrastic
"Ini kakek Tazuna dia berasal dari Nami No kuni, tuan Tazuna ini meminta kalian mengawal dari bandit-bandit yang mengganggu pembangunan jembatan". Ucap Minato menjelaskan misi. "Dan kalian berdua". Ucap Minato sambil menunjuk dua saudara kembar Naruto dan Naruko. "Turunkan KI kalian, jangan sampai membuat klien kita merasa tidak nyaman di sini". Pinta Minato
Naruto dan Naruko segera menurunkan KI nya. "Maaf silahkan lanjutkan". Jawab Naruto
Tok tok tok
"Masuk". Pinta Minato setelah mendengar ketukan, Menma dan dua gennin masuk ke dalam, kemudian mereka bertiga membungkuk memberi hormat.
"Hokage sama ini laporannya". Ucap Menma kemudian menyerahkan surat laporan tentang misi mereka, sejak menjadi Jounin Menma tidak pernah memanggil Minato Tou chan di ruang Hokage alasannya adalah agar dia bisa bekerja professional, namun jika di rumah atau di luar pekerjaan ninja Menma tetap memanggil nya tou chan,
"Pekerjaan kalian bagus". Puji Minato, kemudian Minato menatap kedua anak kembarnya. "Tidak seperti mereka yang selalu membuat masalah". Sindir Minato, Naruto dan Naruko hanya membuang muka tidak suka, "Menma kedua adik kamu akan ada misi kenapa tidak sekalian bergabung". Saran Minato
Menma menatap dua genin di belakangnya. "Bagaimana ya sepertinya misi tadi cukup melelahkan". Jawab Menma
"Tenanglah Sensei kami tidak apa-apa". Ucap seorang genin Yutta, di sebelahnya asia membenarkan Yutta
"Baiklah aku ikut". Jawab Menma, Minato tersenyum lega mendengar jawaban Menma,
Selama perjalanan, tak ada pembicaraan yang terjadi hanya perdebatan kecil antara Naruto dan Naruko team 7 dan team Menma sudah terbiasa dengan pertengkaran yang sebenarnya tidak penting
"Kakashi sensei apakah nanti kita akan menghadapi lawan yang berat?". Tanya Sakura kepada Kakashi
"Ini adalah misi tingkat C lawan kita hanyalah bandit". Jawab Kakashi membuat wajah Tazuna menjadi tegang
Sebuah rantai tiba-tiba saja menjerat kakahi dan menghancurkannya berkeping-keping , team pengawalan Tazuna bersiap untuk menghadapi sesuatu yang buruk akan terjadi, Naruko dengan semangatnya maju untuk menyerang dua ninja yang menyerang mereka tadi, namun Naruto langsung menarik kerah Naruko
"Maaf ya sepertinya giliran aku yang menyerang". Ucap Naruto tidak terima
"Kemarin Nee chan sudah menghajar orang-orang brengsek dari Iwa sekarang giiranku". Jawab Naruko yang tidak sadar telah mengatakan rahasia yang sebenarnya tidak boleh di beri tahu terutama kepada Menma
"Aku tidak menganggapnya pertarungan karena mereka lemah". Ucap Naruto meremehkan
Naruko mendecih tidak suka. "Baiklah bagaimana kalau kita Jankenpon" usul Naruko kemudian di iyakan oleh Naruto
Menma sweetdroop melihat adiknya itu, kenapa di saat seprti ini mereka malah Jankenpon, namun Menma dan teamnya tidak memilik waktu untuk meladeni sikap kekanak-kanakan Naruto dan Naruko. "Yosh kalian berdua ayo kalahkan mereka". Ucap Menma, dan dengan rasen shuriken dan kekuatan katon milik Sasuke dan Yutta dapat mengalahkan dua ninja tersebut
"Jankenpon". Naruto mengeluarkan kertas dan Naruko mengeluarkan gunting, wajah Naruto pucat mengetahui jika dia kalah sedangkan Naruko berjinkrak-jingkrak senang
"Baiklah Demon Brother, aku akan….". Naruko melirik kanan kiri mencari keberadaan demon brother. "Dimana Demon brother?". Tanya Naruko
"Sudah kami kalahkan". Jawab Sasuke
"EEh kenapa harus begitu". Ucap Naruko kecewa karena gagal melawan demon Brother
Pletak pletak
Sebuah jitakan manis yang dilakukan Menma kepada dua adiknya itu tidak lupa dia melakukan Khotbah singkat selama 2 jam penuh tentang pentingnya saudara saling menyayangi dan bekerja sama, dan sebagai ninja kesigapan adalah nomor satu, Naruto dan Naruko hanya mengangguk sesekali mengelus kepalanya yang sakit akibat jitakan kasih sayang Menma
Meskipun Kakashi adalah guru dari Naruto dan Naruko, Kakashi yang sudah muncul dua jam yang lalu memilih diam, lebih baik kakak yang memarahinya daripada dia seorang guru
"Baiklah Tazuna san kenapa ada ninja di misi tingkat C?". Tanya Kakashi mengintrograsi
Wajah Tazuna pucat pasih kemudian dia menghembuskan nafas dalam-dalam. "Baiklah sebenarnya..". Tazuna menceritakan Gatou yang suka sekali menindas membuat desa Nami no kuni menjadi Negara desa miskin, akhirnya dia memutuskan membuat jembatan namun karena dananya habis untuk pembangunan jembatan jadi dia hanya mampu menyewa misi setara tingkat C
"Bagaimana apakah kalian ingin maju". Ucap Menma yang baru selesai menceramahi adik-adiknya sambil melirik dua team geninnya
"Aku ikut". Ucap Yutta dan asia lalu Menma melirik Team 7
"Kami juga ikut". Ucap Sasuke dan Sakura
"Lalu ka….". ucapan Menma terhenti ketika melihat dua saudara kembar itu sedang saling menarik pipi, oh tuhan baru 5 menit yang lalu Menma menceramahi tentang pentingnya persaudaraan dan sekarang mereka ah sudahlah.
Pletak pletak...
Perjalanan kali ini benar-benar hening, bahkan Naruto dan Naruko yang biasanya membuat keributan hanya terdiam, salah satu hal yang sangat di syukuri, baik itu team Kakashi maupun Team Menma,
Mereka berhenti di sebuah dermaga kecil, kabut membentang di depan di perkirakan pandangan tidak lebih 30 meter saja, sebuah perahu kecil merapat di sebuah danau team Konoha
Selama perjalanan hanya kabut, sampai sebuah cahaya yang di perkirakan adalah sebuah menara mercusuar yang membimbing kapal agar tidak tersesat, Team Konoha terpana memandang jembatan besar yang baru setengah jadi
"Tazuna san ini jembatan yang akan dibangun?. Tanya Sakura kagum
Tazuna tersenyum kearah Sakura. "Tentu saja jembatan ini adalah masa depan Nami no kuni". Ujar Tazuna "Kita sudah sampai". Ucap Tazuna ketika perahu sampai di dermaga kecil
Team 7 dan Menma turun dari perahu tidak lupa dia membayar jasa perahu tersebut, pengerjaan jembatan akan kembali di laksanakan besok jadi team 7 dan Menma memiliki waktu untuk beristirahat
"Hei lihat ada kelinci". Ucap Naruko, kemudian dia mendekati kelinci tersebut untuk di ambil namun sebelum itu terjadi Naruto menarik Naruko sampai jatuh
"Maaf saja kelinci itu milikku". Ucap Naruto, Naruko yang terjatuh membalas manarik kaki Naruto sampai Naruto ikut terjatuh. "Apa itu tadi". Ucap Naruto ketika dia merasakan sesuatu yang melayang di atas kepalanya tadi ketika jatuh
"Sepertinya ada yang menyerang". Naruko memberi kesimpulan Naruto yang masih dalam posisi jatuh membenarkan Naruko
"Kita akan menjaga di tazuna san saja". Usul Naruto dan kali ini Naruko setuju dengan usulan Naruto, Menma dan yang lainnya cengo kenapa mereka bertengkar dan damai begitu cepatnya
"Awas di belakangmu nii chan". Naruko memberi peringatan ketika musuh menyerang belakang Menma, dan dengan sigap Menma berhasil menghindar
Kakashi tidak mau kalah dia menyerang, pria bertopeng tersebut dengan kunai, Kakashi Menma dan pria tersebut adu kunai. "Senang bertemu dengan Kakashi no saringan". Sapa pria bertopeng
"Wow aku tersanjung mendengar salah satu pemilik 7 pedang kirigakure mengenalku". Ucap Kakashi,
Terjadilah pertarungan jutsu tinggi antara Zabuza melawan Kakashi dan Menma, Zabuza melakukan teknik kabut asap untuk menutupi pandangan
"Sasuke apakah kamu bisa melihat pertarungan dengan sharingan". Tanya asia
Sasuke segera memeriksanya. "Maaf sepertinya tidak bisa". Ucap Sasuke asiapun kecewa
"Bagaiamana Naruko analisimu?". Tanya Naruto
"Tunggu sebentar". Ucap Naruko. "Walaupun chakra Kakashi sangat kecil namun aku masih dapat merasakannya, begitupun milik Menma dan chakra milik Zabuza".
"Sepertinya kabut itu menyamarkan chakra sampai titik terkecil". Ucap Naruto memberi kesimpulan
"Tunggu bagaimana kalian tahu?". Tanya Yutta
"Kalian lupa kami adalah ninja tipe sensor terbaik". Ucap Naruto sedangkan Naruko mengangguk membenarkan
Kembali ke pertarungan, Kakashi yang di dalam perangkap penjara air terlihat tidak dapat berbuat banyak, sedangkan Menma tergeletak dengan luka di sekujur tubuhnya Zabuza segera menghampiri Menma kemudian mengayunkan pedangnya
Brakk
Sebuah kayu menghalau pedang Zabuza, Menma terkejut selain dirinya dan Yamato tidak ada yang bisa menggunakan Mokuton,
"Hampir saja". Ucap Naruto dan Naruko bersamaan, tangan kiri Naruto dan kanan milik Naruko menyatu seperti membuat segel sedangkan tangan lainnya memegang pundak lawannya seolah mereka adalah satu tubuh, duo naru kembali membuat segel. "Mokuton : Daijurin no jutsu". Kayu- kayu segera melilit tubuh Zabuza, seketika kabut segera menghilang
"Bagaimana kalian bisa mengetahui keberadaanku". Ucap Zabuza tidak percaya
"Menma sekarang". Ucap Naruko kemudian Menma membentuk Rasengan untuk mengalahkan Zabuza namun senbon-senbon menusuk zabuza sebelum Menma membunuh Zabuza
"Terima kasih kami memang menunggu saat-saat seperti ini". Jawab seseorang memakai pakaian khas hunter nin, kemudian dia membawa tubuh Zabuza
"Sensei/Senpai kenapa Zabuza di lepas begitu saja?". Tanya Sasuke dan Yutta
Menma tersenyum kearah mereka. "Tidak apa-apa dia bukan musuh". Ucap Menma kemudian Menma menggendong Kakashi di punggungnya yang pingsan akibat kelelahan
Setelah itu mereka segera mengantar Kakashi dan team lainnya ke rumah Tazuna untuk istirahat
(Rizuki1993)
"Halo Minna". Ucap pria dewasa berambut pirang Minato Namikaze kepada sekelompok laki-laki yang sudah berkepala 3, mereka kemudian menyapa balik Minato
"Hn Aneh tidak biasanya kamu secerah ini". Ucap seorang pria berambut raven panjang Uchiha Fugaku
"Hari ini Naruto dan Naruko menjalankan misi keluar desa, dan sepertinya akan memakan waktu lama". Ucap Minato sambil menyenderkan tubuhnya ke sofa empuk. "Lalu ada apa denganmu Fugaku apa kamu di usir lagi ole istrimu?". Ledek Minato, Fugaku membuang mukanya,
"Haha sudahlah sepertinya bukan Fugaku saja yang di usir oleh istrinya". Ucap Shikaku. "Benar begitu tuan Hokage". Sindir Shikaku, sontak semua orang termasuk Fugaku yang dingin tertawa sedangkan Minato hanya tersenyum kecut
Minato menghela nafas. "Tadi aku di marahi Kushina karena dia tidak sengaja menemukan semua koleksi buku icha-icha milikku". Ucap Minato, bukan rahasia umum jika Hokage keempat sangat menyukai novel karangan gurunya itu, namun sayangnya hobi Minato tidak di dukung oleh Kushina. "Tapi untung saja aku berhasil menyembunyikan sebagian koleksiku di dekat kompleks Uchiha". Ucap Mintao
Perempatan siku muncul di kepala klan Uchiha itu. "Jadi buku-buku icha itu milikmu". Bentak Fugaku. Keringat dingin keluar dari tubuh Hokage keempat. "Kamu tahu istri ku mengira jika buku itu milikku jadi dia mengusirku dari rumah". Tambah Fugaku
"Oh ayolah Fugaku aku minta maaf". Pinta Minato, Fugaku menggulung lengan bajunya kemudian adegan selanjutnya tidak bisa di tayangkan karena di sensor oleh Komisi Perfanfican Indonesia
"mendokusai". Reaksi Shikaku melihat tingkah kekanak-kanakkan Fugaku dan Minato, oh ayolah usia mereka sudah tidak muda lagi
"Ayolah Shikaku jangan terlalu serius". Ucap laki-laki bertubuh besar Chouja
"Iya kamu benar". Ucap Shikaku sambil menggerakkan pion shogi miliknya. "Aku menang". Ucap Shikaku
"Kamu memang sangat jago dalam permainan ini". Puji pria berambut pirang dikuncir satu Inoichi,
Kalian bertanya-tanya ada apa bapak-bapak ini berkumpul, ternyata eh ternyata mereka adalah anggota Shinobi yang memiliki kecendrungan takut kepada istri mereka masing-masing, termasuk Fugaku dan Minato
Bukannya kalian bertiga juga di usir dari rumah kalian masing-masing". Ucap seorang pria yang menjadi murid kesayangan Hokage ketiga Orochimaru kepada InoShikachou geng, Orochimaru satu-satunya anggota klub ini yang belum memiliki istri tentu saja selain Jiraiya
"Anda benar". Ucap geng Ino shika chou berbarengan,
TBC
Skali lagi aku minta maaf karena lagi-lagi memilih membuat Fict baru lagi dibandingkan menyelesaikan Fict lama
Ini bukanlah Fict humor lho