THE COMMANDER
Author : Lavenderh
Disclaimer : Mashashi Kishimoto, Ichie Ichiebum, Mohammad mammduh (RE 6 CAPCOM Sebagai Publisher), Zeppeto (GARENA)
Note : Segala PM, Kritik Dan Saran sudah dibalas di forum PM. Jadi saya takkan membahasnya disini
Pair : NaruHina, and Other Pair Not Harem
Genre : Army, Crime, Gore, Adventure, And Scifi
Crossover : Naruto x Resident Evil X Point Blank X Highschool DXD X….
Warning : Typo, Gaje AU , OOC, OC, Dan Alur Gaje
Rate : M For Milf, Mature, Gore, Lime, Lemon and Rape
Oh ya fic ini tidak ada harem. Dan juga tidak ada sangkut pautnya dengan dunia Shinobi atau DXD dan perpindahan dimensi.
Chapter 3 : Akademi
WARNING :
Gak Suka Jangan Dibaca !
Bebicara tentang pangkat saya menyamakan dengan pangkat di Point Blank, bukan pangkat Militer asli karena itu terlalu merepotkan.
KATAKANLAH SEKARANG BAHWA KAU TAK BAHAGIA, AKU PUNYA RAGAMU TAPI TIDAK HATIMU.. :')
KAU TAK PERLU BERBOHONG KAU MASIH MENGINGINKANNYA :)
KU RELA KAU DENGANNYA ASAL KAN KAU BAHAGIA :'(
Mendengar itu murid di kelas itu pun segera melihat murid baru yang memasuki kelasnya tampak para Siswa dan Siswi di situ terkejut dengan kedatangan murid baru itu. Terkejut karena pangkat yang berada di pundak si murid baru itu yang sudah berlambang bitang satu alias Brigadier. Tentu saja di sekolah mereka yang memiliki pangkat tertinggi itu hanya 4 orang untuk kisara seluruh kelas 2. Akhirnya mereka menyadari bahwa murid baru itu bukan murid sembarangan. "ufufufu baiklah Naruto-san silahkan perkenalkan diri anda" ujar Mei sambil megedipkan sebelah matanya bermaksud menggoda. Namun Naruto hanya menganggukkan kepalanya dan mlai memperkenalkan dirinya
" Namaku Naruto Siswa atau prajurit pindahan dari UNITED STATES berpangkat Brigadier" ujar Naruto memperkenalkan dirinya. Setelah memperkenalkan diri banyak siswa yang terpukau karena Naruto berasal dari Kemiliteran luar negeri. Dan untuk para siswi banyak yang merona melihat ketampanan Naruto dan tubuh naruto yang Atletis
"baiklah Naruto-san silahkan duduk di samping Hinata –san. Hinata –san silahkan angkat tangan anda" ujar Mei memanggil muridnya Hinata supaya Naruto tau tempat duduknya. Melihat gurunya menyuruhnya duduk di bangkunya akhirnya Naruto berjalan ke bangkunya dengan tenang sambil memasang wajah datar dan tatapan dingin. Melihat itu banyak siswa laki-laki yang menatap Naruto tajam karena dia duduk di sebelah salah satu Siswi popoler dan tercantik yaitu Hinata Hyuuga. Akan tetapi murid baru itu seakan tak terpengaruh dengan tatapan mengintimidasi dari para Siswa.
Ketika menuju bangkunya Naruto merasa di perhatikan oleh siswi berambut indigo dan bermata Amnetish dengan Rona Merah di pipinya. Melihat raut wajah aneh dari siswi itu Naruto tak peduli dan segera duduk di bangkunya. Tetapi ketika ingin memulai pelajaran kegiatan Naruto di intrupsi oleh siswi yang menjadi teman sebangkunya yang ingin berkenalan. "Hy Namaku Hinata Hyuuga salam kenal Naruto kun " ujar Hinata memperkenalkan dirinya sambil merona dan tatapan menggoda.
"Naruto salam kenal Hyuuga" ujar Naruto singkat tanpa melihat siswi di sampingnya dan lebih memilih menghadap kedepan. Mendengar itu Hinata memasang raut muka sebal Karena jengkel dengan lelaki di sampingnya yang cuek dan sombong karena berani mencueki wanita cantik dan popular seperti dirinya "awas saja kau Naruto-kun kubuat ka bertekuk lutut di kakiku karena telah berani mengabaikanku dan membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama ufufufufu" batin Hinata sambil menyeringai lalu menghadap ke depan melanjutkan pelajaran
Chapter 3 : New Id
~ Milf Lovers ~
Sudah Tiga Hari Naruto berada di Konoha dengan keharian membosankan karena harus menjalani pendidikan di Akademi lagi, sebenarnya dia dijadikan Pembimbing oleh Yondaime Minato pemimpin tertinggi di Wilayah itu. Tapi karena dia berpikir terlalu merepotkan lebih baik dia jadi siswa biasa saja dengan mereset ulang pangkatnya menjadi Brigadier agar murid-murid tidak menaruh curiga, darimana dia berasal. Dan terlihat sekarang Naruto memasang raut wajah bosan di kelas memperhatikan Guru yang menerangkan pelajaran tentang cara membunuh Zombie padahal dia sudah mengetahui semua pelajaran di Akademinya dulu saat di markas Ct-force. Dan Naruto semakin terlihat frustasi karena godaan Wanita yang menjadi teman sebangkunya itu, siapa lagi kalo bukan Ojou-sama Hinata-Sama yang terus mengajaknya mengobrol . padahal sudah di abaikan Naruto berapa kali, Naruto tidak menanggapi wanita yang menjadi teman sebangkunya itu karena Wanita itu sangat bringas. Hei sapa yang tahan ketika kau setiap hari di goda terus oleh seorang gadis seksi, jika lelaki biasa mungkin akan mimisan setiap hari bila di goda dengan Wanita berpawakan Seksi apalagi Wanita yang memakai pakaian kurang bahan seperti Hinata.
Tapi tidak dengan Naruto karena dulu waktu di Organisasi Ct-force dia tidak boleh mendekati dan terikat sebuah hubungan dengan seorang Wanita karena bisa menjadi beban dalam misi. Andai saja jika Wanita disampingnya ini mau membuka pahanya untuk dinikmati tanpa perlu hubungan yang dinamakan Cinta atau menikah, bisa di bilang hanya hubungan satu malam tentu saja Naruto akan dengan senang Hati menerima untuk menggoyang Wanita disampingnya ini sampai titik desahan terakhir. WTF !
" Ne – Naruto kun apakah kau nanti ada waktu ? "
" Tidak, aku sibuk menjalankan misi "
" Mou kau harusnya bersyukur Naruto – kun ada Gadis Cantik dan populer sepertiku yang mau mengajakmu kencan "
" aku alergi dengan Wanita manja sepertimu, urusi saja hidupmu Hyuuga, jangan ganggu aku "
Mendengar itu Hinata sakit hati di panggil Wanita manja, karena belum pernah ada dalam hidupnya lelaki yang berani menolah Gadis cantik seperti dia apalagi menghinanya. Dengan wajah geram dan mengeratkan gigi Hinata mengambil ponsel yang ada disakunya untuk menghubungi seseorang dan melihat kedepan tak menggoda lelaki disampinganya lagi. Melihat Wanita di belakangnya ini terdiam setelah mendengar ucapanya tadi. Naruto meghela nafas lega, yah setidaknya dia bisa menjalani aktifitas dengan tenang.
Skip Time
Bell istirahat akhirnya berbunyi tanda berakhirnya mata pelajaran pertama dan juga akhir dari penderitaan dari rasa kebosananan yang di alami rata-rata setiap murid di akademi Konoha,. Seperti tokoh utama kita yang saat ini terlihat baru membuka Mata mendengar bell berbunyi. Mungkin bukan perbuatan baik tertidur dalam kelas saat jam pelajaran tapi pengecualian buat Naruto karena rata-rata guru disini tau siapa identitasnya, sambil mengusap mata Naruto bangun dan melihat sekeliling kelas yang telah kosong karena siswa lain mungkin sedang makan siang.
Brakkkkhhhh
berniat keluar tiba-tiba ada beberapa orang yang menendang pintu kelas, melihat itu Naruto hanya menaikkan sebelah alisnya dan memasang tatapan dingin melihat Delapan orang menuju tempatnya dan terlihat pemuda berambut panjang bermata amnetist memandangnya tajam. Melihat pemuda di depannya ini Naruto seperti tak asing karena matanya mirip dengan Wnita selalu menggodanya.
" itu Nii-sama Lelaki yang menggodaku habisi dia Nii-sama" ucap Wanita yang selalu menggoda Naruto itu sambil menyeringai ke Naruto
" Apa itu benar oi pria brengsek"
Mendengar itu Naruto menaikkan alisnya, akhirnya Naruto menyadari bahwa Wanita di depannya ini ingin menfitah dirinya. Melihat kejadian itu tentu Naruto menyeringai, berfikir sepertinya tak masalah membuat masalah dengan beberapa anak manja di Akademi.
" Hn majulah "
" apa maksudmu brengsek "
" majulah jika ingin mencari masalah denganku lelaki buta"
" siapa yang kau maksud buta bangsat ? "
" tentu kau. Lihat matamu seperti orang buta "
" BRENGSEK "
Dengan menyeringai Naruto senang bisa menyulut emosi pria tak jelas yang kini berlari kearahnya untuk menghajarnya, Naruto kini mengepalkan Tangannya sambil memposisikan tangannya bersiap menyambut kedatangan Neji yang menuju kearahnya
Mendengar dirinya di ejek Neji Pemuda berambut panjang ini yang tak lain adalah kakak Hyuga Hinata ini berlari bersiap menghajar lelaki brengsek yang mengejeknya tadi. Neji berlari kearah Naruto dan memukul wajah Naruto dengan pukulan tangan menyamping. Namun dapat dihindari Naruto dengan memundurkan wajahnya, dan dengan pukulan menyamping Naruto membalas serangan Neji, namun pukulan tangan kiri Naruto dapat dihindari oleh Neji. Menyeringai Neji merasa senang karena gerakan lawannya mudah di baca, Namun dalam hitungan detik Neji melebarkan matanya karena Tangan kanan Naruto telah berancang-ancang melanjarkan tinjuan menyamping.
HOOK
Dengan Gerakan tinju Tangan Kanan secara menyamping Naruto menargetkan wajah Neji yang masih dalam keadaan terkejut. Neji pun langsung Oleng karena terlambat menghindari pukulan Naruto yang sangat cepat.
UPPER CUT ELBOW
Melihat Neji yang oleng karena pukulannya tanpa membuang waktu Naruto menyiapkan pukulan lagi dengan Gerakan siku dari bawah ke atas yang membuat Neji tidak bergerak karena hampir kehilangan kesadaran yang disebabkan pukulan siku lawannya. Tapi Neji masih bertahan dengan kepala menghadap keatas dengan hidung yang bercucuran darah karena masih Shock dengan pukulan Naruto.
" waktunya penghabisan" sambil menyeringai Naruto bersiap memukul Neji lagi.
STRIKE
Dengan tinjuan kedepan Naruto memukul Neji yang masih Shock sekuat tenaga hingga terlempar ke arah teman-temannya. Melihat lawannya tergeletak Naruto memandang dingin ke arah teman Neji sebagai tanda tantangan untuk memulai Ronde berikutnya. Melihat Neji yang tergeletak tak berdaya dengan geram akhirnya teman-temannya pun maju untuk menghajar Naruto, menyisakan seseorang Pemuda berambut Emo yang hanya melihat teman-tamannya yang lain bertarung. sedangkan Hinata adik Neji hanya menutup mulut karena Shock dengan keadaan kakaknya yang tergeletak tak sadarkan diri, dan segera memeluk Neji karena menghawatirkan keadaan kakaknya.
Dengan pandangan datar pemuda berambut Emo itu memandang pemuda berambut pirang yang menghajar teman-temannya dengan singkat sambil berjalan kearahnya, mengabaikan Hinata yang menangis melihat kakaknya tak sadarkan diri.
Dengan cepat Naruto menghajar musuhnya sambil bergerak menuju pemuda berambut Emo yang berwajah datar dihadapannya itu. Setelah dalam waktu singkat menghajar musuhnya akhirnya Naruto berhadapan dengan pemuda berambut Emo yang menatapnya datar itu. Kedua pemuda itu saling memandang tajam, Naruto dengan pandangan Dinginnya dan pemuda Berambut Emo dengan tatapan datarnya. Bersiap ingin bertarung dengan pemuda emo di hadapannya Naruto menaikkan sebelah alisnya, karena pemuda Emo itu malah memberi jalan dan tidak mengajak bertarung. Dengan tatapan acuh Naruto berjalan keluar kelas tanpa memperdulikan situasi kelas yang berantakan karena keributan tadi.
" Uchiha Sasuke, siapa namamu ? "
" Hn Naruto "
Setelah di depan pintu keluar Naruto berhenti karena mendengar pemuda Emo di belakangnya tiba-tiba memperkenalkan diri dan membalas perkataan Sasuke tanpa melihat kebelakang.
" berhati hatilah sebentar lagi kau akan menerima akibatnya karena sudah menghajar anak bangsawan"
" Shinigami saja aku lawan apalagi cicunguk bangsawan macam kalian,"
Mengabaikan ancaman pemuda Emo di belakanya Naruto melanjutkan jalannya keluar kelas sambil merogoh sakunya untuk mengambil sesuatu.
~MILF LOVERS~
.
.
Dengan wajah dingin Naruto berjalan dengan tenang di lorong Akademi untuk ke kantin, berjalan dalam diam dan tenang mengabaikan hal yang telah dilakukannya tadi. Dan sibuk menghubungi seseorang dengan smartphonenya.
Tuut... Tuuuut
" Halo "
" Toni ini aku"
" Siapa ?"
" Legion "
" B-bos kau masih hidup ? syukurlah aku sempat frustasi mendengar peristiwa itu bos, Maaf aku tidak bisa membantu karena aku sedang disandra tentara Kaguya saat memata-matai penelitiannya bos. "
" seperti yang kau lihat aku baik-baik saja. Lalu kau dapat informasi dari penelitian Kaguya ? "
"yah sesuatu yang menggemparkan bos yang sangat berbahaya, bisakah kau membantuku untuk mendapatkannya. Bos aku butuh objek hidup tapi mungkin kali ini akan sulit untuk mendapatkannya. Makhluk baru itu sangat berbahaya dan diluar akal sehat, entah bagaimana Kaguya menciptakannya"
" apa yang mereka ciptakan ? beri aku waktu , aku masih mempersiapkan semua dan tampaknya aku butuh Ororitas perlindunganmu supaya diKonoha aku bisa terbantu dengan serangan Politik mereka "
" Nanti ku kirimkan datanya padamu, woah kau di Konoha bos balik kekampung halaman eh haha tak usah meminta bos kau masih atasanku walaupun aku sudah Resmi keluar dari Ct-force tapi perintahmu Mutlak. Ngomong-ngomong Bagaimana dengan yang lain bos apakah mereka baik-baik saja dan bagaimana keadaan ayah dan markas"
" baiklah, yah kau adalah salah satu dari mereka yang berharga dengan otak jeniusmu yang keparat itu. Aku tak tau keadaan mereka waktu itu aku di kunci dalam bunker saat aku terluka parah mereka berjuang demi menyelamatku, seharusnya aku ikut berjuang walaupun hingga titik darah penghabisan tapi mereka membuatku pingsan dan mengunciku dalam bunker. Aku tak tau keadaan mereka Ct-force telah dihancurkan begitu juga dengan ayah, Aku tak akan menyerah mencari keadaan mereka.
"Bos ku yakin mereka masih selamat kau harus berpikir Optimis bos, dan mereka pasti punya alasan untuk menyelamatkanmu, kau sosok pemimpin yang baik bos tak perlu kukatakan kenapa kami ingin berkorban nyawa demi menyelamatkanmu. Karena kau slalu maju ke garis depan tak mempedulikan nyawamu demi kami di segala medan perang bos dan masih banyak hal lain yang menggambarkan dan mebuktikan bahwa kau pemimpin yang sempurna bos."
" kau terlalu melebihkan, aku melindungi kalian karena hanya kalian yang aku anggap keluarga yang paling berharga. Ingatkah saat dulu kita berjuang bersama saat masih kecil. Bila tidak ada kebersamaan kita dulu mungkin aku takkan ada saat ini"
"mengingat masa lalu eh bos, aku jadi merindukan nyanyian paman maiki"
Seketika Naruto memejamkan matanya saat mendengar lawan bicaranya di telfon saat menyebutkan nama paman Maiki.
FLASBACK
~ Heal The World~ By Michael Jackson
Heal The Word
Terliahat seseorang berambut panjang memakai seragam Militer beraksen biru tua dan biru Laut berambut panjang sedang menyanyikan Lagu di hadaban bebarapa anak Kecil di hadapannya. Melantunkan suara Emasnya tampak sekali suara orang itu sangat merdu sehingga membuat beberapa anak kecil dihadapanya memjamkan mata dan sangat menikmati, seperti terhipnotis oleh suara orang itu.
Make It Better Place
For You And For Me And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough For The Living
Seakan terhipnotis beberapa bocah kecil nan imut itu ikut bernyanyi sambil memejamkan mata
Make A Better Place For You And For Me.
Dengan memejamkan mata sang penyanyi itu mengakhiri lagunya sambil tersenyum, disusul dengan suara tepuk tangan dan raut wajah riang para bocah dihadapannya. Penyanyi itu tersenyum sambil memeluk beberapa bocah di hadapannya.
" Paman Maiki Suaramu merdu sekali " mendengar pujian dari bocah Kuning di depannya orang yang bernama Paman Maiki itu hanya Tersenyum sambil mengelus surai Bocah Kuning itu.
" Tau kah kamu Naruto arti dari lagu itu" mendengar pertanyaan itu Naruto kecil hanya menngelengkan kepalanya Innoncent
" Lagu itu mewakili perasaan paman untuk keadaan saat ini, bahwa meskipun kita hidup dalam Kegelapan dan Kekejaman tetap ingatlah tujuan Organisasi kita yaitu menyembuhkan dunia ini " sambil terkekeh Maiki melihat reaksi para Bocah itu yang hanya mengannguk tanpa tau arti dari ucapannya
END FLASHBACK
" Heal The World, aku akan berusah mewujudkan mimpimu Paman Maiki " Sambil menutup mata Naruto mengenang pamannya yang sekarang telah tiada.
"oi Bos , kau masih di sana bos"
Naruto tersadar dari lamunanya mendengar panggilan dari orang yang di Smartphonennya
" ah maaf aku tadi melamun ...
BRAAAKKKKH
" AMPUNI AKU RAISER-SAMA, AKU TIDAK AKAN MENGULANGINYA LAGI"
" MATI SAJA KAU, KENAPA KAU MELIHAT DADA RIAS DENGAN PANDANGAN MENJIJIKKANMU ITU DASAR MESUM SAMPAH MATI KAU "
" ARRRRRRRRKHHHHH"
KRRRAAAAAKH
Mendengar suara teriakan meminta tolong dan tulang patah Naruto mengalihkan pandangannya dari langit dan melihat kerumunan pemuda sedang menyiksa Lima orang pemuda yang terlihat culun. Melihat itu Naruto hanya menatap datar segera menutup telfonnya dan berjalan ke arah kerumunan itu setelah sampai ke kerumunan itu Naruto langsung menendang Pemuda berambut pirang dengan ciri-ciri kerutan di wajah yang terlihat seperti pemburu kelamin.
Dengan menendang wajahnya sang pelaku penyiksaan itu lalu segera terlempar satu meter, tak menunggu lama Naruto langsung menghampiri pemuda rambut pirang model pantat Ayam itu dan langsung mematahkan kakinya dan menendang pemuda bersurai pirang pantat ayam itu kearah teman-temannya. Melihat temannya tergeletak dan merintih kesakitan karena kakinya dipatahkan oleh pemuda bersurai pirang di hadapannya. Temannya pun tak tinggal diam dan menyerang Naruto dengan perasaan geram, terkecuali untuk untuk pemuda bersurai Merah yang terpaku melihat Naruto dan mematung di tempat.
Dengan ganas Naruto meghajar teman Raiser orang berambut ayam tadi, dengan gerakan gesit dan tenaga besar Naruto menghajar teman Raiser tanpa ampun dan tanpa belas kasian. Naeruto berjalan dengan wajah psIkopat menuju orang terakhir dengan ciri-ciri rambut hitam dan ada codet di matanya yang melihat dirinya takut.
" ampuni aku tuan "
" kheh.. mati kau "
Buk.. buk Kraakhhh ... ctak...
" ARGGGHHHH AMPUNI AKU TUAN"
" HENTIKAN AIB "
Naruto mengaKhiri siksaanya kepada pria di hadapannya setelah mendengar ada yang memanggilnya dengan sebutan aib. Mengalihkan pandangannya berusaha mencari si pemanggil Naruto terpaku melihat pemuda berambut merah yang sepertinya pernah dia kenal. Dan sekelebat ingatan memasuki kepala Naruto sehingga memBuat kepalanya sakit hingga memegangi kepalanya.
" Ugh.. errrghhh "
FLASH BACK
" pergi kau sana aib, Tou-san dia telah mempermalukan keluarga kita Test Akademi saja dia gagal "
" Tenang saja Yoshi-kun Tou-san akan memberi dia pelajaran "
Terdengar seorang anak berumur 4 tahun berambut merah mengadu ke ayahnya tentang kakaknya yang tak merupakan aib di keluarga Namikaze itu. Dengan tak berperasaan kepala keluarga Namikaze itu menyiksa anaknya sendiri yang bernama Naruto. Semua keluarga yang dirumahnya hanya diam dan cuek melihat ayahnya menyiksa saudaranya yang bersuarai Kuning itu, seperti hal itu adalah hal biasa.
Hari-hari Naruto di keluarga itu terasa seperti Neraka setiap hari dapat penyiksaan bahkan saudaranya maupun Ibunya tak ada yang menolongnya. Jarang di kasih makan yang membuat dia dalam keadaan kurus kerontang, berkali kali Ayahnya sendiri mencoba membunuhnya tapi selalu gagal karena Naruto slalu berhasil lepas dan melarikan diri. Sampai pada ujungnya Naruto di buang oleh ayahnya dengan modus di ajak ke medan para Zombie untuk latihan dan akhirnya di tinggalkan sendiri di Area para Zombie. Sempat mengira setelah di buang Ayahnya Naruto akan mati karena telah kehabisan tenaga untuk lari. Sampai pada akhirnya ada seseorang yang menolong dan membawanya ketika dia sudah ppingsan.
END OF FLASHBACK
.
.
" Dendam harus segera diselesaikan bukan"
" apa maksudmu Aib "
Mendengar perkataan Ambigu dari orang di hadapannya yang tak lain adalah Naruto Kakaknya yang dia anggap aib keluarga pemuda berambut Merah A.k.a Yoshisuke menjadi bingung.
"mematahkan tangan atau leher mu sepertinya tak masalah untuk memenuhi dendamku bukan"
Sambil menatap adiknya dingin, Naruto mencoba mengintimidasi adiknya dengan sebuah ancaman.
" Coba saja kalau kau berani aib " menjawab ancaman dari mantan kakaknya Yoshisuke hanya tersenyum meremehkan
Tanpa banyak bicara Naruto segera berjalan cepat ke arah adiknya dengan pandangan dingin yang menakutkan. Membuat adiknya mengeluarkan ekspresi takut karena melihat ekpresinya saat ini, Naruto pun berlari sambil menyiapkan sebuah pikulan pembukaan ke wajah adiknya.
Melihat kakaknya datang Yoshisuke segera membuat gerankan untuk menghindari pukulan yang di arahkan Kakaknya ke arah wajahnya, Yoshisuke menyeringai namun dia segera membulatkan matanya karena kakanya tiba-tiba memukul perutnya hingga dia mengeluarkan darah dari mulutnya. Saking kuatnya pukulan kakaknya, Yoshisuke pun terlempar satu meter setelah terkena pukulan kakaknya dan sulit bangun akibat rasa nyeri di perutnya akibat pukulan kakanya. Belum sempat bangun Yoshisuke harus merasakan sakit karena tiba-tiba kakaknya datang sambil menginjak-injak wajahnya lalu turun keperut hingga dia tak tahan sampai memohon ampun dan berteriak kesakitan.
Buk .. buk ..
" ARGGGGHHHH AMPUNI AKU NII-SAN "
KRETEEEEKKK KRAAAAAKKKKKK
" ARRRGGGGHHHHHHH "
Tidak mempedulikan nada adiknya yang pilu memohon ampun Naruto akhirnya mematahkan tangan kanan Adiknya dan memukul tengkuk adiknya menyebabkan adiknya langsung pingsan sebelum merasakan sakit karena tulangnya dipatahkan.
Melihat itu 5 pemuda yang menjadi korban bully pemuda bernama Raiser tadi merasa ngeri melihat penolongnya yang dengan kejam menghajar dan mematahkan lengan orang yang habis membully dan mematahkan tangan salah satu tangan sahabatnya. Untung saja mereka kali ini berada di belakang sekolah yang sepi sehingga tidak ada murid yang melihat penyiksaan ini. Mereka merasa ketakutan melihat penolongnya yang kejam itu berjalan menuju arah mereka setelah menyiksa, mematahkan dan membuat geng Raiser pingsan semua. Setelah penolonganya telah sampai di hadapan mereka, mereka memasang wajah takut karena merasa orang berambut pirang di hadapannya ini juga akan menyiksa mereka karena setelah sampai mereka hanya dipandang dingin dan tajam oleh penolongnya tanpa berbicara sepatah kata.
" Te-terima kasih senpai telah menolong kami " membuka pembicaraan pemuda berambut coklat model kapten tsubasa mencoba membuka pembicaraan dengan Naruto karena menolongnya
" Minumlah "
Tanpa berbicara Naruto melemparkan sesuatu seperti Obat kearah pemuda berambut Coklat yang sedang di rawat ke Empat temannya itu karena tulang kakinya patah. Dan pemuda berambut Coklat itu meminum obat yang diberikan Naruto dan seketika dia berteriak kesakitan ketika kakinya yang patah tadi terasa sakit luar biasa dan mengeluarkan bunyi seperti tulang yang remuk. Sambil menahan sakit yang sangat luar biasa sampai mengeluarkan peluh keringat yang banyak tiba-tiba pemuda berambut coklat itu kaget karena merasa kakinya bisa di gerakan tanpa merasakan sakit. Dan dia merasa setelah meminum obat itu walaupun awalnya terasa sakit tapi dia bisa langsung merakan kalau kakinya yang patah sembuh total. Dan hanya beberapa obat yang menyembuhkan luka berat secara instan seperti ini . itupun harga obatnya sangat mahal.
" Se-senpai ini.. i-ni pil yang mahal itukan. Terima kasih senpai " dengan terbata pemuda itu terkejut karena dia telah di berikan pil phoenix oleh senpai di depannya di ikuti temannya yang juga memasang ekspresi terkejut. Yah siapa yang tidak mengetahui pil phoenix, sebuah pil obat yang mampu menyembuhkan luka yang parah pil hasil racikan dari clan phenex yang mempunyai harga selangit dan merupakan harga yang sangat mahal untuk kalangan bawah dan merupakan harga yang normal untuk kalangan atas dan bangsawan, tetapi senpainya ini malah memberikan pil mahal itu secara Cuma-Cuma pada sampah seperti dia. Pemuda berambut coklat itu sampai bingung harus dengan apa membalas budi senpainya ini, sudah di tolong dari pembullyan riser DKK juga di berikan pil penyembuhan yang mahal itu.
" terlalu awal untuk berterima kasih Kohai, nee Sersan kelas 1 semua ya kalian. Hehe memang benar kalian memang sampah ya, kalian tidak malu ke Akademi ini membawa pangkat rendah seperti itu" dengan nada meremehkan Naruto mengejek ke Lima kohainya yang berpangkat rendah itu.
Mendengar bahwa dirinya dan teman-temannya di ejek oleh Senpai yang menolongnya tadi. Dia hanya bisa mengeraskan wajahnya dan menunduk, memang benar bahwa dirinya dan teman-temannya haya sampah yang tak mampu meraih pangkat tinggi karena dari kalangan bawah. Tapi mau bagaimana lagi ini demi menghidupi keluarganya meskpun pangkatnya rendah tapi gaji dari pangkatnya yang rendahlah satu-satunya yang bisa menghidupi keluarganya, dia rela di bully dan di anggap sampah asalkan masih mampu memenuhi kebutuhan keluarganya.
" Kenapa diam Sampah ? proteslah dasar bodoh. Kalian tahu cacing yang lemah dan tidak mempunyai tangan, kaki dan mata masih bisa melawan dan berontak saat di injak. Sedangkan kalian manusia yang mempunyai kaki, tangan dan akal tidak bisa melawan ? kalian mau dinilai lebih rendah dari cacing yang lemah itu ? "
Seketika ke Lima pemuda itu membulatkan matanya mendengar perkataan Senpainya itu dengan nada geram pemuda berambut putih berdiri dan menjawab perkataan senpainya dengan nada menantang.
" Tidak senpai kami akan berusaha jadi yang teratas dan membalas perbuatan mereka, walau harus menjual jiwa kami pada iblis sekalipun"
" haha.. menarik menarik jadi yang teratas ya, baiklah aku tawarkan sebuah kesepakatan, bagaiman jika kalian menjual jiwa kalian untuk iblis sepertiku dengan jaminan aku akan menjadikan kalian Singa dan membuat kalian jadi yang teratas, apa kalian setuju ? aku jamin kehidupan kalian akan sejahtera jika menerima tawaranku ."
Seketika pemuda berambut putih itu terdiam mendengar tawaran senpainya, bimbang apakah perkataan senpainya ini jujur atau hanya kebohongan untuk menjadikan mereka budak. Karena tak menyimpan kemungkinan bahwa senpainya ini menyimpan rencana busuk di dalam tawarannya tadi.
" ya kami menerimanya senpai, kami akan menyerahkan jiwa kami bila itu memang di haruskan agar menjadi yang teratas " seketika dengan nada mantap pemuda bersurai pirang pucat salah satu dari lima pemuda itu maju menjawab tawaran senpainya
" Saji kau yakin tidak memikirkannya dulu ? "
" tidak Cao-cao aku sudah yakin, apapun resikonya akan kita tanggung bersama. Itu kan janji kita agar menjadi yang terkuat "
" baiklah Saji kalo itu keputusanmu maka kami akan ikut juga " mendengar temannya menerima tawaran senpai berambut pirang itu akhirnya keempat pemuda itupun mengikuti pilihan temannya sambil berdiri dan mendekati temannya yang bernama Saji itu.
Akhirnya kelima pemuda itu menerima tawaran Naruto dan mulai berdiri dan berbaris di hadapan Naruto sambil hormat . yah ke Lima pemuda yang di anggap sampah oleh semua orang tapi Naruto akan mengubahnya jadi orang yang mengerikan.
" menarik baiklah perkenalkan diri kalian. Di mulai dari kau bocah berwajah Asia perkenalkan dirimu "
" Namaku Cao cao Mangde senpai berasal dari keturunan kerajaan cina yang telah punah karena keluargaku habis terbantai oleh pasukan Nemesis kaguya saat aku berumur 5 tahun dan di titipkan ke panti. Salam kenal senpai"
Setelah sadar bahwa Senpainya menyebutkan ciri-cirinya akhirnya pemuda bersurai Hitam berbadan kekar yang benama Cao cao itu pun memperkenalkan dirinya.
" dan kau bocah berwajah mesum yang tadi kakinya patah. Perkenalkan dirimu "
" ha'i Senpai namaku Hyodou Issei berasal dari keluarga biasa kalangan bawah yang berusaha hidup menggantungkan pada penghasilan pangkat militerku yang rendah ini Senpai "
" lanjut kau bocah berambut pirang luntur, introduce your self "
" Ha'i nama ku Genshiro Saji berasal dari keluarga yang sederhana sama seperti Issei, senpai bergantung pada penghasilan pagkat militer"
" monoton sekali hidupmu Saji lalu kau bocah ubanan berwajah menjengkelkan perkenalkan dirimu"
" Tschh.. namaku Vali Lucifer berasal dari clan lucifer yang sudah punah Senpai aku tinggal dengan Kakekku dan Nenekku Senpai karena kedua orang tuaku tlah di bantai oleh pasukan Free Rebels Senpai"
" hohoho lihat ada clan kuat yang menjadi sampah di kalian, tapi tenanglah kau akan kuubah jadi monster setelah lama jadi cacing "
" ha'i terima kasih senpai '
Mendengar senpainya memandangnya dan memberi panggilan yang membuatnya geram dia hanya bisa mengeratakan giginya diam tak bisa protes, karena dia tidak mau patah tulang bila protes nanti.
" Next kau bocah ubanan berwajah idiot "
" haaaah ha'i ha'i nama ku Toneri, berasal dari clan otsutsuki hidup dengan kedua kakekku senpai dan ceritanya sama. Bergantung dengan pangkat Militer"
Dan orang terakhir yang bernama Toneri itu hanya bisa menghela nafasnya tanpa merasakan protes ketika seenanknya senpainya itu memanggilnya idiot.
" hoho satu lagi berlian di tumpukan sampah, bwahaha menarik menarik nee sebelum aku memberikan hadiah sebagai awal kalian bergabung denganku. Aku akan memperkenalkan diri dulu namaku Naruto kaliat tidak perlu tau latar belakangku karena di awal aku adalah aib dan sampah seperti kalian. Jadi sekarang kalian terima tawaran bergabung ke anggotaan G.O.S ku di Emblem Inventori kalian dan pulang nanti ikuti aku ke mansionku akan ku bawa kalian dalam misiku nanti 4 hari dari sekarang. Dan ku promosikan kalian ke pangkat Mayor G1 berlombalah menjadi yang terbaik, dan kuberikan Beret hijau permanen mungkin tidak terlalu berguna di medan pertempuran tapi terima saja dan beret lengkap kelas Mayor full Tittle untuk syarat modifikasi senjata. Ada senjata spesial permanen keberikan pada kalian tentukan salah satunya sesuai keahlian kalian dan Head Gear kelas Gold permanen telah ada di inventori kalian, dan kelas Titanium menyusul setelah kalian berhasil melewati latihan Nerakaku ( Menyeringai Kejam ) dan uang 1 juta Ryo sebagai awal kespakatan kalian bergabung. Exp dan Point lihat sendiri tapi jangan terlalu banyak terkejut itu membosankan.
Seketika mendengar promotion pangkat dan pemberian item dan full tittle dari senpainya itu membuat kelima Pemuda ini terkejut dan membelalakkan matanya semakin terkejut dan hampir pingsan mendengar rentetan pemberian item yang harga dan mendapatkannya sangat sulit dan mahal. WTF senpainya ini sebenarnya siapa dengan mudah mempromosikan pangkat dan memberi item mahal bahkan permanen HELL itu sangat di luar perkiraan mereka, mereka pikir senpainya ini hanya mau melatihnya saja tapi ini. Kelima pemuda itu bingung mau berekspresi apa dan hanya bisa terdiam menganga.
" kalian tidak perlu terkejut aku mempromosikan kalian tidak sembarangan, emblemku sudah membaca riwayat misi dan perjalanan pelatihan kalian seharusnya itulah hasil yang kalian capai saat ini. Tapi pihak bangsawan itu menahan kalian agar kalian tidak melampaui bakat keturunan mereka dan tetap dalam kendali mereka, tapi kalian tenang saja aku tau kalian menahannya saat ini karena takut pangkat kalian diturunkan dan hanya bisa diam. Tapi tenang saja kalian dalam lindunganku hancurkan yang menurut kalian perlu di hancurkan tak peduli para bangsawan . tapi ingat jangan seenaknya atau kalian akan merasakan siksaan yang pedih dariku, jangan pedulikan GM kalian berada di kendaliku bukan kendali mereka. GM tak akan berani melawanku pangkat kalian sudah mayor tapi menurutku itu pangkat umum, kalian butuh usaha sangat keras untuk promosi ke tingkat pangkat bintang dan butuh pertaruhan nyawa ingat itu. Nanti kutunggu di gerbang setelah pulang sekolah "
Dengan raut wajah mengantuk Naruto berjalan pergi mengabaikan ke Lima pemuda yang hanya bengong mendengarkan penjelasan panjangnya itu. Dengan rentetan penjelasan panjang itu membuat Naruto merasakan lapar dan segera pergi ke kantin mengabaikan bahwa saat ini dia menginjak kepala salah satu pemuda yang tergeletak pingsan yang habis dia hajar tadi.
DUKKHH
BUAGHH
Setelah berhasil menyeimbangkan badannya yang hampir jatuh karena tersandung kaki salah satu pemuda yang tergeletak pingsan. Naruto menendang badan pemuda pingsan itu dan dengan wajah tak berdosan dia pergi melanjutkan perjalanannya menuju kantin
DINGGGG
Masih dalam keadaan melongo akhirnya Issei salah satu da ke Lima pemuda itu tersadar duluan setelelah mendengar nada Nontifikasi dalam Emblem pangkatnya. Seketika Issei dibuat terkejut ( lagi -_- ) melihat pangkat Clan senpainya yang sudah mencapai tingkatan Legendary dengan Logo Singa Putih.
" Astaga sebenarnya siapa sebenarnya Naruto Senpai itu" Issei
" ada apa Issei ? " Vali
" coba kau lihat Nonifikasi Clan di Emblemu Vali "
"A-astaga tidak mungkin "
" sebenarnya siapa Naruto senpai itu "
" kau pikir aku tau Saji "
" Haah sudahlah kita masuk kelas saja sebelum terkena masalah disini"
"kau benar masalah karena ulah Naruto senpai Cao-cao "
Dan akhirnya mereka pun kembali kekelasnya masing-masing meninggalkan beberapa murid yang tergeletak setelah di hajar Naruto tadi.
TIME SKIP
~ MILF LOVERS ~ PAHA & OPPAI TSUNADE IS DA BEST JANGAN LUPA PANTATNYA YANG PADAT KYAAH :V
.
.
Terlihat suasana Akademi yang begitu ramai dengan dengan banyak murid yang keluar kelas karena bel pulang telah berbunyi. Dan di salah satu kelas ada pemuda bersurai kuning keluar dengan wajah datar menelusuri lorong kelas untuk pulang, sambil mengeluarkan sebungkus rokok dari sakunya dan menyalakannya. Mengabaikan apa yang dia telah perbuat tadi walaupun tadi dipandang benci oleh salah satu teman wanita di kelasnya karena hal yang dia perbuat. Sekian lama berjalan akhirnya dia sampai di gerbang pintu keluar, berhenti dan menyenderkan badannya untuk menynggu seseorang sambil menikmati asap rokok yang dia nyalakan tadi.
Dia hanya memasang wajah datar saat di gerbang ada siswi bermata Amnetist yang memandangnya benci karena hal yang dia perbuat tadi. Tapi Naruto mengabaikannya dan lebih tertarik melihat lima pemuda yang terlihat dari kejahuan berjalan kearahnya.
" Selamat Sore Naruto senpai " Issei
" ikuti aku " Naruto
" Ha'i Senpai "
Akhirnya Kelima pemuda itu mengikuti Naruto Kerumahnya dari belakang, sepanjang perjalanan perjalanan mereka di liputi dengan keheningan, ketika dalam perjalanan Naruto melihat pemandangan mengerikan di jalanan dan lorong gang karena melihat beberapa anak kecil baik jenis laki-laki atau perempuan yang berpakaian putih lusuh seperti gembel sedang mencari makan di tempat sampah. Juga ada beberapa anak muda, dewasa dan orang tua yang memiliki keadaan yang sama.
" Nee Toneri "
"Ya Senpai "
" Mereka orang yang berbaju putih itu siapa mereka ? , apakah orang jalanan ? "
" sebenarnya itulah yang membuat kami bertahan walau di anggap sampah di akademi senpai, karena apabila kami tak bekerja kami takkan sanggup membayar pajak dan berakibat seperti orang-orang berbaju putih itu.
Mereka budak senpai karena mereka tak sanggup membayar pajak yang tinggi menyebabkan rumah mereka di ambil dan mereka dibiarkan hidup dijalanan termasuk anak kecil juga, keadaan disini sangat mengenaskan senpai. Tidak ada bantuan dan belas kasihan,. Yang miskin jadi budak dan yang kaya jadi raja" sambil memasang wajah geram Toneri menjawab pertanyaan Naruto karena dia marah akan sistem diwilayah ini yang begitu keras seperti di alam liar.
" Begitukah, tampaknya aku harus melakukan perubahan besar di wilayah ini nee "
" apa maksudmu senpai ?"
" Kalian liat saja rencanau nanti " ujar Naruto sambil menyeringai
SKIP TIME
Akhirnya setelah lama berjalan Naruto sampai di depan gerbang manshionnya, sambil tersenyum dia melihat Lima pemuda yang mengikutinya tadi sedang menganga kagum melihat Manshion yang menurut cerita di wilayah ini adalah manshion yang sangat mahal bahkan para bangsawan kerajaan saja berpikir dua kali untuk membeli manshion megah nan canggih ini dikarenakan harganya yang selangit. Setelah selesai menikmati ekpresi lucu Lima pemuda di belakangnya ini Naruto kembali memasang wajah datar sambil menaikkan alisnya melihat 16 orang yang sedang berdiri di depan gerbang Manshionnya.
" Kalian siapa ?"
" Apa benar Anda Naruto –Sama ?" menyahut pertanyaan Naruto akhirnya salah satu dari kelima belas orang itu menjawab pertanyaan Naruto. Orang itu memiliki perawakan paruh baya berambut panjang memiliki wajah seram bak preman
" Hn kalian ada perlu apa ? "
" sebelumnya maaf mengganngu anda tapi kami adalah orang yang di utus oleh Takia-san penjual Manshion ini untuk menjadi Staff dirumah anda "
" Oh kalian lama sekali. Rumahku kotor tak mungkin aku membersihkan rumah sebesar itu"
" maafkan kami Naruto-Sama, kami ada sedikit masalah administrasi saat akan menjadi Staff dirumah anda"
"tak masalah ayo masuk, akan kujelaskan tugas kalian"
Dengan memimpin jalan Naruto masuk di ikuti kelima belas orang tadi beserta kelima pemuda yang jadi anggota barunya. Setelah itu dia duduk di ruang tamu di ikuti kelima Pemuda tadi dan keLima belas orang tadi yang kini berdiri dihadapannya.
" sebelum bekerja aku ingin megetahui nama kalian satu persatu, kenalkan diri kalian dimulai dari sebelah kiri"
" perkenalkan Namaku Fuu Naruto – sama saya berumur 20 tahun saya berjanji akan bekerja dengan baik di tempat anda"
" nama saya Kokabiel Naruto – Sama umur saya 35 tahun terima kasih telah menerima saya untuk bekerja di tempat anda "
Dan skip aja perkenalannya yak :v. 16 orang mah gue males ngenalinnya. Buang-buang word :V yang pasti kelima belas orang itu namanya Kalawaner, Mitlet, Raynare, Kokabiel, Ayame, Guren, Haku, Wlburga, Kokabiel, Kabuto, Fuu, Zabuza, Freed, Utakata, Kateria Leviathan, Shalba Beelzebub, .
" wahaha aku terkejut ada Clan Beelzebub dan Leviathan disini coba jelaskan kenapa kalian disini ? "
"tentu Naruto – Sama kami di usir Naruto-sama karena dulu saya dan kakak saya beserta keluarga saya mencoba memberontak karena system di negara ini terlalu memberatkan penduduk sini tapi mereka yang lebih berkuasa mengusir kami karena mengganngu System keamanan pemerintahan mereka, kami mencoba bangkit untuk menolong orang yang bernasib sama seperti kami di luar sana. Tapi apa daya kami yang sudah menjadi sampah jangankan menolong, untuk hidup saja kami harus berjuang keras. Dan terpaksa kami mengubur semua mimpi kami." Ujar Kateria sedih karena menceritakan masa lalunya itu
"oh begitu, apa kau akan mewujudkan mimpimu jika aku berikan fasilitas ?"
"Tentu Naruto – sama bahkan bila itu mengorbankan jiwa saya, saya akan melakukannya agar budak berbaju putih di luar sana bisa hidup layak "
" aku apreisasi usahamu Kateria baiklah aku akan menjelaskan tugas kalian masing-masing, dengarkan baik-baik karena aku tak mau mengulang untuk kedua kalinya"
" Ha'i Naruto-sama" ujar ke 16 orang itu serentak
" untuk para wanita kalian bertugasmenjadi Maid menjaga kebersihan, memasak dan memenuhi keutuhan di rumah ini kecuali Kateria Leviathan. Untuk sekarang ketua Maid belum kutentukan aku masih harus memilih dari hasil kerja kalian."
"Ha'i Naruto-sama kami akan bekerja sebaik mungkin" ujar Wanita berambut hitam cantik a.k.a Raynare mewakili temannya untuk melaksanakan tugas Naruto
" bagus kutunggu hasil kerja kalian, dan untuk paman Kokabiel, Shalba-san dan Kateria – san aku ingin kalian mencari tanah seluas 5 Hektar lalu bangun sebuah panti besar dan cari pekerja dan pengurus panti. Lalu setelah semua itu terlaksana kalian cari budak mana saja terserah kalian untuk tinggal di panti, rawat mereka berikan hidup yang layak tambahan untuk anak kecil dan remaja beri mereka pendidikan agar bisa masuk untuk belajar di Akademi. Untuk tugas ini aku tunjuk paman Kokabiel yang memimpin."
Mendengar titah itu seketika semua orang yang berada di ruangan itu membulatkan matanya . Hell apa pemuda ini bercanda untuk membeli tanah 5 hektar dan membangun panti membutuhkan biaya yang sangat besar belum lagi membiayai hidup mereka. Dan bagaimana tuan barunya ini dengan santai berbicara tanpa memikirkan biaya kedepannya.
" a-apa anda serius Naruto –Sama ? " ujar Kokabiel sambil tergagap
" hoo kau meragukanku paman"
" maaf bukan maksud saya meragukan, tapi untuk mewujudkan hal seperti itu butuh biaya yang sangat besar Naruto-sama."
" heh kau meragukanku paman, apa dengan aku membeli Manshion ini belum cukup membuktikan bahwa aku masih belum bisa mewujudkan rencanaku tadi paman ? jangankan membangun hal seperti itu untuk membeli gunung saja uangku takkan habis paman"
" ma-maaf atas ketidak sopanan saya Naruto-sama"
" bukan masalah yang pasti aku harap kalian segera melakukan tugas kalian, masalah biaya tinggal bilang saja nanti ku transfer okay "
" hai Naruto-Sama kkami bertiga akan melakukan sebaik mungkin titah anda " ujar Kokabiel sambil memasang wajah terharu karena di beri tugas untuk membantu budak di luar sana
"dan kau Kabuto – san "
" ya Naruto –sama saya siap menerima tugas dari anda "
" Hn tugasmu mencari Ilmuan, rekrut ilmuan tapi sebelumya kau bawa padaku dulu ilmuan yang akan kau rekrut agar aku bisa melihat potensinya, jika sudah dapat ilmuan yang memiliki potensi untuk membuat senjata dan lain sebagainya kuperintahkan kau membangun Lab. Dan soal biaya tinggal bilang saja okay ."
" Ha'i Naruto-sama saya akan melakukan tugas saya sebaik mungkin"
" kuharap lakukan dengan cepat Kabuto – San karena barang-barang dari temanku akan segera datang"
" secepatnya akan saya lakukan Naruto-sama"
"bagus dan untuk kalian bertiga Zabuza-san, Freed-san dan Utaka-san kalian akan bertanggung jawab untuk keamanan Manshion ini aku sudah menyiapkan pos penjaga di Mashion ini kuharap kalian melakukan tugas kalian dengan baik, jika ada yang mencurigakan segera hadapi dan lapor padaku okay ."
" baik Naruto –sama kami akan melakukan titah anda dengan baik" ujar Zabuza mewakili teman kerjanya
"baik segera laksanakan tugas kalian, Tentang gaji awal sudah ku tranfer di rekening kalian kuharap kalian melakukan tugas kalian dengan baik. Tapi apabila kalian bermain-main dengan tugas yang kuberikan maka silahkan keluar dari tempat ini dan jangan menampakkan wajah kalian didepanku. Mengerti !"
"Ha'i Naruto – sama kami berjanji akan melakukan tugas kami sebaik mungkin" ujar ke 16 orang itu menjawab secara bersamaan
TBC
Untuk saat ini belum ada adegan Action karena masih harus mengenalkan karakter yang ikut andil dalam rencana Naruto
Kalian penasaran dengan renacana Naruto ? haha ikuti saja alur ceritanya kubuat berurutan dulu sesuai konsep agar lebih menarik
Tapi untuk kedepan ketika adegan action bersiaplah menahan muntah karena adegan action atau pertempuran akan mengemas adegan Heavy Gore
Ikuti aja ceritanya ane sudah mengatur alur agar tidak terlalu cepat biar seru, perlahan tapi pasti.
Gak seru dong kalo adegan action di perlihatkan pada bagian awal :3
Word semakin bertambahnya Chapter Akan semakin bertambah jadi tak perlu mengeluh sebagai Rider.. eh mksd ane reader ane sudah tentu mengerti tentang Word yang harus berkembang
Sekian dari saya moga bisa menikmati cerita gaje saya ini hahaiy
Bila ada kritik & saran inbox or review aja.
Oh iya untuk review yang bunyinya waduh setelah update pasti 2 tahun lagi nih update lg . nee ak kemarin sibuk kerja jadi jangankan melanjutkancerita or ngetik tidur aja jarang pak, ini saja sudah agak lenggang kerjaan jadi kuusahakan update secepatnya, updatenya nggak tentu tapi tenang aja ane uda lenggang jadi fokus untuk aktif lagi di dunia ffn. Dan jangan minta up cepat, ndasmu sempal ane harus kerja buat sesuap Nasi jadi bila waktu lenggang aja ane nulis ok
Terima kasih
Matur Nuhun Sanget
Salam Milf Lover's
Puja Oppai & pantat Tsunade yang padat
Kyyyyaaaahhhhh
