"The Cyber Devil"

Disclaimer :: not own anything

Warning :: Typo (maybe), Naru!Strong, Naru!Smart, Naru!CyberGod, Lemon (masih lama mungkin), Multi!Xover, Tak sepenuhnya sejalan dengan canon, Naru!Harem.

Summary

Dia hanyalah seorang setengah iblis yang merupakan putra dari salah satu dari pemimpin clan 72 pillar underworld, mengetahui semua hal tentang dunia supernatural namun terus berpura-pura tak mengetahuinya.

PROLOGUE

Ratusan yang lalu terjadi sebuah perang akbar antara kaum iblis, malaikat, dan malaikat jatuh. Sebuah perseteruan yang dimulai saat dimana kaum malaikat yang sudah terjatuh dikarenakan dosa, membuat mereka diusir dari surga. Kaum malaikat jatuh pun pergi ke dunia bawah atau sering disebut 'UNDERWORLD'.

Underworld merupakan wilayah kekuasaan para kaum iblis, dan tentunya pihak iblis pun melihat para malaikat jatuh sebagai musuh, yang datang untuk menganggu ketentraman mereka. Perang antara iblis dan malaikat jatuh pun terjadi sampai jatuh banyak korban jiwa dari setiap pihak. Sang Creator yang melihat pertempuran diantara kedua pihak pun menjadi tidak senang, lalu mengutus para malaikat bawahannya yang dipimpin oleh sang Seraph Michael.

Kedatangan para malaikat semakin memanaskan pertempuran diantara kedua pihak, bahkan para malaikat utusan Creator pun ikut terlibat didalam pertempuran yang mengubah pertempuran antar malaikat jatuh dan iblis, menjadi perang besar antara tiga kelompok besar dalam injil. Di dalam perang tersebut sang Creator pun terjun dan ikut serta dalam pertempuran, para Great Maou serta Great Governor malaikat jatuh pun tidak tinggal diam, mereka para pemimpin tertinggi dari setiap kelompok saling bertarung satu sama lain.

Sampai pada puncak peperangan besar tersebut muncul atau lebih tepatnya bangkit dua sosok naga bergerak heavenly dragon emperor. Kedua naga itu pun mengamuk membuat peperangan yang ada semakin kacau, kedua kaisar naga itu bertarung satu sama lain, membumi-hanguskan area disekitar mereka tanpa mempedulikan yang ada disekitar mereka. Banyak korban yang jatuh akibat pertempuran dua kaisar naga itu, dan pada akhirnya sang Creator memutuskan untuk, lebih dahulu menyegel kedua naga langit itu. Disisi lain tanpa diketahui yang lain sang Great Maou Satan datang menyerang Creator secara mendadak dan membuatnya keberadaan sang Creator memudar seketika menjadi serpihan cahaya, yang secara langsung menciptakan medan gaya tarik spiritual yang menarik sang Great Maou Satan dan First Great Governor malaikat jatuh ke dalam bentuk kehampaan abadi yang tak diketahui siapa pun.

Itulah akhir dari perang besar antara tiga fraksi yang dikemudian hari dikenal sebagai 'Great War' perang kelompok besar injil.

Chapter One

Tokyo, Prefektur Kuoh 2015

Kuoh International Highschool atau lebih sering dikenal dengan sebutan Kuoh Gakuen. Sekolah elite yang awalnya diperuntukkan untuk pelajar perempuan saja, namun sekitar 3 tahun lalu telah diubah menjadi sekolah dengan sistem heterogen dimana pelajar laki-laki dapat bersekolah dapat menuntut ilmu disekolah tersebut.

Seorang pemuda bersurai kuning jabrik dibagian depan dan gaya rambut panjang terurai dibagian belakang, mengenakan seragam Kuoh dan blazer hitam tak dikancing, serta kacamata berlensa tipis dengan bentuk persegi dengan sudut yang halus. Dia merupakan siswa Kuoh di tahun ketiga yang sangat terkenal karena memiliki ketampanan dan kecerdasan yang setara dengan sang ketua OSIS Kuoh 'Shitori Sona'. Pemuda itu bernama Naruto Relphus memiliki karakter tenang, murah senyum dan ramah kepada siapa saja. Namun tak seorang pun tahu siapa Naruto di dunia spiritual, bahkan hanya segelintir orang tertentu yang mengenal siapa Naruto Relphus.

Naruto berjalan memasuki area Kuoh Gakuen dengan tenang, tanpa mempedulikan pekikan dan jeritan histeris para fansgirlnya. Dia berjalan terus menuju ruangan kelasnya 'Class XII-A' sebuah kelas khusus untuk para murid berprestasi, disana terdapat para murid tahun ketiga yang bisa dikata cukup terkenal di Kuoh Gakuen. Rias Gremory, Akeno Himejima, Sona Shitori, Tsubaki Shinra, dan Naruto Relphus. Memasuki kelasnya Naruto dapat melihat keempat gadis dengan popularitas tinggi se-Kuoh Gakuen sedang duduk berbincang dengan serius. Seorang gadis bersurai merah 'Rias Gremory' melirik ke arah Naruto saat dia melihat si pirang memasuki kelas.

"Ohayou minnasan" sapa Naruto kepada semua teman-temannya, disertai dengan senyumannya, membuat beberapa gadis disana merona merah dan ada yang pingsan seketika, namun efek dari pesona Naruto tak terlalu berefek besar terhadap empat orang gadis disana.

"Ohayou Naru-kun / Naruto-san" balas Akeno, Rias, Sona, dan Tsubaki sambil tersenyum (eitss ralat hanya Rias dan Akeno yang menampakan senyuman, sementara untuk Sona dan Tsubaki hanya menatap ramah Naruto). Berjalan dengan santai Naruto melewati tempat duduk keempat gadis itu dan menuju ke tempat duduknya yang berada disudut kanan belakang. Naruto dengan santai mengeluarkan 'PSP'nya dan memainkan sebuah game yang disukainya sambil menunggu sang guru masuk.

Sekitar 15 menit kemudian masuklah seorang guru pria bersurai panjang. Guru memulai mata pelajaran pertama pada hari itu merupakan mata pelajaran sejarah jepang. Pelajaran berlangsung seperti biasa, semua murid tak terkecuali Naruto, mengikuti pelajaran itu dengan tenang, sesekali ada beberapa murid yang bertanya tentang apa yang mereka kurang mengerti.

«Break Scene»

Dentingan bel tanda jam pelajaran pun berakhir dan semua murid, mulai merapikan semua alat belajar mereka kemudian bersiap untuk pulang, hal yang sama pun dilakukan Naruto dia sudah selesai merapikan semua peralatan belajar. Kini Naruto sudah keluar dari kelasnya dan berjalan santai melewati gerbang sekolah menuju sebuah apartemen pribadi yang cukup mewah.

Di perjalanan pulangnya Naruto melihat sebuah distorsi ruang waktu didepannya, kemudian dari distorsi ruang itu muncul sosok pria berkostum kebesaran khas cina, pria itu membawa sebuah tombak yang dipegang disenderkan dibahu kiri, pria itu menatap Naruto sambil menyeringgai.

"Perkenalkan namaku Cao-cao dan aku kemari hanya ingin mengajakmu bergabung bersamaku dalam organisasi pencipta kedamaian" ucap pria itu memperkenalkan diri dan mengundang Naruto untuk bergabung dengannya. Naruto menatap pria itu dengan intens dari atas sampai bawah.

"Cao-cao salah satu dari 3 pahlawan pada masa kejayaan tiga kerajaan besar cina kuno, seorang pemegang sacred gear True Longinus" Naruto berdiam sejenak, si pirang memegang dagunya seolah sedang berpikir "Maaf Khaos Brigade dan golongan pahlawan memiliki tujuan lain yang tak aku suka, dan kau pasti sudah tahu maksud dari perkataanku ini bukan?" Ucap Naruto kemudian dengan santai si pirang berjalan melewati, sang pemegang tombak pembunuh Tuhan itu tanpa ada rasa takut.

Beberapa langkah si pirang menjauh dari sang pemegang True Longinus.

Dhuarrrrr

Sebuah bola hitam ditembakan Cao-cao ke arah Naruto, langsung dari ujung tombak pembunuh Tuhan itu. Namun dengan sangat mudah ditepis Naruto menggunakan punggung tangan kanan tanpa sedikit pun melihat asal serangan. Cao-cao terlihat cukup kaget namun ekspresi kagetnya itu terganti dengan seringaian tipis. "Hmm serangan dari tusuk gigi seperti itu bukanlah hal yang tak dapat ku tahan, serangan itu bahkan tak lebih dari smashing bola voli bagiku" ucap Naruto sambil tersenyum "Pergi dariku jika tak mau mainanmu itu kupatah kan" tambah Naruto sambil melepas aura berwarna putih bercampur lidah api hitam dari seluruh tubuhnya. Membuat Cao-cao tidak dapat bergerak sedikit pun.

Cao-Cao P.O.V

'Sial perasaan apa ini, kenapa tubuhku tak dapat bergerak' ku coba menggerak tubuhku tapi semua yang ku lakukan tetap percuma. Bahkan senjata yang dikatakan sebagai 'Divine Spear' yang saat ini ku genggam seakan hanya sebuah tongkat biasa tanpa kemampuan apa pun.

"Bagaimana masih mau tetap bertahan atau kau ingin semua pembuluh darahmu meledak sampai kau kehabisan darah?" Dapat kudengar perintah bercampur hawa intimidasi dari lawanku saat ini, sepertinya dia tak main-main. "Le-lepaskan aku b-brengsek" suaraku seperti tercekat, tidak dapat ku tahan lagi, aura si pirang itu membuatku kini harus bertekuk lutut dibelakangnya. 'Sialan kau pirang' umpatku dalam hati, bahkan jantungku kini seakan sedang dipaksa berhenti.

"Membunuh serangga sepertimu bukanlah suatu perkara sulit bagiku. Sebaiknya kau pergi dariku sebelum aku berubah pikiran" ucap si pirang dan perlahan ku merasa tubuhku dapat digerakkan kembali, nafasku pun terasa normal. Disaat aku melihat tempat dimana si pirang itu berada tadi, yang kudapat hanyalah sebuah taman kosong.

'Kekuatannya ini jauh lebih gila dari Ophis' batin ku, kemudian ku pergi menghilang dari tempat itu dengan portal sihirku.

Normal P.O.V

"Hah ini hari yang sangat membosankan bagiku, bisa-bisanya ada seorang bocah pemegang tusuk gigi ajaib mencoba melawanku. Bodoh~" Naruto mendengus, saat memasuki kamar apartementnya untuk mengambil handuk dan bersiap mandi.

Beberapa saat kemudian Naruto sudah selesai mandi dan berganti pakaian, kini si pirang sudah bersiap untuk keluar, berjalan santai menuju ke taman kota Kuoh sambil mengendarai mobilnya. "Waktunya cari makan malam" gumam Naruto santai sambil bersenandung ria mengemudikan mobilnya, sebuah mobil sport Lamborghini Red.

Disisi lain taman kota Kuoh terjadi pertempuran kecil antara sekelompok iblis muda melawan tiga iblis liar kelas menengah.

"Kiba, maju dan hancurkan pertahanan mereka" perintah Rias pada pemuda bersurai pirang pucat, bernama Kiba yang merupakan bidak Knightnya. Dengan kecepatan tinggi Kiba melesat langsung ke arah seekor iblis berwujud minotaur, di kedua tangannya Kiba menggenggam sepasang pedang hitam dan putih. Dengan kecepatan tinggi Kiba berusaha menebas leher sang minotaur, dengan pola combo slash namun sayang, dengan mudah iblis minotaur itu memblock serangan combo dari Kiba hanya dengan kapaknya.

Memanfaatkan posisi lawan yang sedang beradu senjata dengan sang Knight. "Koneko hancurkan pertahanan minotaur itu" perintah Rias pada gadis bersurai perak bernama Koneko yang merupakan bidak Rooknya. Koneko langsung dengan cepat langsung menerjang iblis minotaur itu, kepalan tangan gadis bersurai perak itu siap dihantamkan ke bagian dada minotaur.

Prankk

Pukulan Koneko berhasil ditahan oleh seorang iblis tengkorak berpenampilan prajurit, memakai sebuah perisai berlapis demonic power. "Takkan semudah itu khukhukhu" ucap si iblis tengkorak menatap Koneko sambil menyeringai, kemudian mengayunkan pedang ditangan kanannya untuk memenggal kepala si gadis kucing bersurai perak itu. Tak mau mengambil resiko berlebih, Koneko langsung melompat ke samping kiri menghindari tebasan dari si iblis tengkorak.

Seorang iblis dengan penampilan seperti seorang elf yang merupakan pemimpin, kini sudah mulai membidik kepala Rias dan siap melesatkan anak panah dari crossbownya. "Issei, Akeno, kalian berdua serang pemimpin mereka" perintah Rias pada pawn dan queennya. Mencapai daerah dari lawan, Issei segera melakukan promotion queen dengan menggandakan kekuatannya.

'Boost'

'Boost'

'Boost'

'Boost'

'Boost'

Saat yang sama dimana si iblis elf melesatkan anak panahnya, Akeno langsung saja melesatkan petir suci bertegangan tinggi ke arah anak panah si iblis elf. Tegangan tinggi petir Akeno langsung menghancurkan anak panah milik si iblis elf itu.

'Boost'

'Boost'

'Boost'

'Boost'

'Boost'

"Explosion" seru Issei yang entah sejak kapan telah berada didepan iblis elf itu, mengarahkan kepalan tinju dragon armnya menghantamkan ke dada iblis elf itu. Membuat sang iblis elf itu yang menjadi targetnya, terhempas membentur pohon dan langsung merobohkan pohon itu. Namun apa yang dilihat tak seperti apa yang diharapkan, saat iblis elf itu berdiri kembali dan menatap tajam ke arah Issei. "Not bad, I'm Leeraje Veldum, seorang iblis berdarah murni dari clan Leeraje, tidak akan kalah dengan mudah pada iblis rendahan!" ucap Veldum dengan nada sinis, kemudian muncullah sebuah busur panah besar sepanjang 2m ditangan kanan Veldum. "Death Triangle Formation" seru Veldum, dan kedua orang bawahannya langsung mundur dan berdiri disamping Veldum.

Minotaur mengangkat kapaknya bersiap dengan serangan final, hal yang sama dilakukan si iblis tengkorak yang sudah memiringkan pedangnya yang dibalut demonic power. "Finally Attack!" Teriak Veldum sambil menarik busur panahnya dan tercipta energi hijau kehitaman membentuk sebuah anak panah. 'Blesh / Slash' pada saat yang bersamaan Veldum melesatkan anak panah racun demonic yang dipadukan dengan tebasan kapak dan pedang kutukan dari si iblis Minotaur dan si iblis tengkorak.

Rias dan semua anggota peeragenya itu, berusaha menghindari serangan gabungan dari Veldum cs. Namun sekalipun berusaha menghindarinya tetap saja, jangkauan serangan milik Veldum tetaplah tak bisa dihindari dengan mudah. Beberapa detik sebelum serangan Veldum cs mengenai para iblis muda itu, sebuah mobil lamborghini yang sudah dilapisi ectoplasmic shield menghalangi serangan dari Veldum cs. Membuat semua iblis muda dan lawan mereka membulatkan mata tak percaya. Bagaimana tidak, dihadapan mereka kini terlihat sebuah mobil yang cukup familiar bagi Rias dan peeragenya, muncul dan menghalangi serangan dari iblis kelas menengah.

"Yoo ternyata dijaman modern seperti ini masih saja ada makhluk mitologi serta para pengguna kemampuan sihir" ucap Naruto yang kini sudah keluar dari mobilnya, mengusap rambut jabrik kebanggaannya ke arah belakang, lalu menatap tajam ke arah kelompok iblis liar. "Menyerang lawan yang tak seimbang, itu tidak adil bukan?" Lanjut Naruto sambil tersenyum tipis.

"Sialan kau! Beraninya menghalangi kami, kau akan segera mati disini!" Ucap Veldum bersiap mengarahkan ratusan panah sihir ke arah Naruto. Bahkan Rias dan peeragenya, membulatkan mata tak percaya melihat serangan yang akan dilepaskan lawannya jauh lebih besar dari sebelumnya. "Hooo banyak sekali tuh anak panahnya, kira-kira bisa tidak yah membunuhku khukhukhu" Naruto terkikik kecil melihat serangan sihir yang mengarah padanya.

'Mode EX-Demonic Suit' batin Naruto

Seluruh tubuh Naruto perlahan dibalut dengan armor suit berwarna putih berpola garis hitam dan pada bagian wajahnya atau tepatnya bagian area mulut ditutupi cyber mask, dipunggung Naruto terdapat 3 pasang sayap malaikat dan 3 pasang sayap iblis mekanik. Naruto mengangkat tangan kanannya mengarahkan telapak tangan ke arah ratusan anak panah yang sudah siap untuk dilesatkan padanya.

Melihat penampilan Naruto yang sekarang harus membuat Rias dan semua peeragenya membulat mata tak percaya. Saat 3 pasang sayap malaikat dan 3 pasang sayap iblis bertengger dipunggung Naruto serta kerangka mekanik membalut bagian luar sayapnya.

Ratusan anak panah dari Veldum menghujani ke area tempat dimana Naruto berada. Namun tepat sebelum anak panah Veldum menyentuh bagian permukaan bumi dan kulit Naruto, semua panah itu perlahan hilang dalam kehampaan tepat disaat tekanan energi dari telapak tangan kanan Naruto bergesekan dengan permukaan anak panah. Rias beserta para peeragenya yang melihat hal itu tak dapat lagi berkata apa pun, mereka dibuat takjub dengan kemampuan Naruto. Bahkan iblis yang menjadi lawan Naruto membulatkan mata tidak percaya saat serangannya dengan mudah hilang.

"Busur panah beracun clan Leeraje, bukanlah hal sulit bagiku. Bahkan the true power of destruction milik clan bael bisa ku musnahkan" ucap Naruto sambil tersenyum meremehkan. "Selamat tinggal" gumam Naruto dan perlahan tubuh Veldum cs mulai melebur diikuti teriakan kepanikan karena mereka lenyap tanpa rasa sakit.

Selesai memusnahkan Veldum cs, Naruto pergi menuju mobilnya namun langkahnya terhalang oleh knight milik Rias. "Rias Gremory, jika kau ingin knight mu musnah seperti ketiga iblis tadi maka dengan senang hati aku akan membuatnya bernasib sama dengan para stray devil tadi" ucap Naruto tersenyum sambil aura putih mulai keluar menyelimuti tubuh Naruto.

"Kiba mundur jangan halangi jalannya" perintah Rias, dan langsung diikuti oleh sang knight. Rias dan semua peeragenya merasa sesak nafas disaat dimana Naruto melepaskan auranya. "Baguslah kau ternyata mengerti Rias" "Dan jangan sampai kau menyuruh salah seorang peeragemu datang menjemputku. Karena aku takkan pernah penuhi keinginanmu" ucap Naruto yang sudah berada di dalam mobil dan menstarter mobilnya. Si pirang pun pergi meninggalkan kelompok Gremory.

"Fufufu ternyata Naruto itu memiliki kekuatan yang tersembunyi heh, omoshiroi" gumam Akeno terkekeh misterius. Disisi lain Rias masih terdiam menatap kepergian Naruto.

Keesokan harinya

Sebuah mobil Lamborghini Red memasuki area parkiran Kuoh International Highschool. Secara perlahan pintu mobil sport itu terbuka, kemudian keluar seorang pemuda bersurai pirang yang tak lain adalah pemeran utama dalam fic ini, Naruto Relphus.

Naruto berjalan menuju ke kelasnya tanpa peduli sedikit pun dengan teriakan histeris para fansgirls nya. Beberapa menit berjalan akhirnya Naruto sampai tepat didepan kelasnya dan memasukinya disertai senyuman tipis seperti biasanya. Rias dan tiga orang gadis lainnya menatap tajam ke arah Naruto, namun tatapan para gadis itu tak dipeduli oleh Naruto.

Rias P.O.V

'Tch si pirang itu! Akan ku buat kau bertekuk lutut dihadapanku nanti' batinku menatap orang yang membuatku cukup kesal semalam. Dapat ku lihat tatapan Akeno pada si pirang itu sepertinya dia tertarik dengan si pirang. 'Oh hell, sekarang Queen ku jatuh cinta pada orang yang membuat ku kesal'

"Oi Rias kau kenapa?" Tanya Akeno saat melihat ke arahku. Ku pikir mungkin dia bisa membaca raut wajah kekesalanku pada si duren itu. "Hanya sedikit kesal saja" "Ku lihat kau sepertinya suka sama si pirang itu Akeno heh?" Ku memandang Akeno dengan tatapan curiga.

"Fufufu sepertinya begitu buchou, jangan bilang kalau buchou juga menyukai Naruto-kun" Akeno balik bertanya padaku, membuat wajahku terasa sedikit panas. "K-kau! T-tidak aku menyukainya, untuk apa aku menyukai si duren sialan itu" Rias membantah ucapan Akeno namun wajahnya kini terlihat seperti tak sejalan dengan bantahannya.

"Fufufu aku tak masalah bersaing denganmu Rias sekalipun kau adalah king ku" ucap Akeno, dan rupanya si gadis mantan da-tenshi itu menantang kingnya dalam urusan asmara.

«Break Scene»

Normal P.O.V

Disebuah apartement mewah milik si pirang yang didapatkan dari usahanya sendiri. Nampak empat orang sedang duduk berbincang-bincang disana. Mereka ada; Sirzechs, Serafall, Ajuka, dan Naruto sebagai pemilik apartement.

"Naru-tan apa kau akan ikut serta dalam rating game nanti?" Tanya Serafall disertai nada childish khas seorang Serafall Sitri. "Ku rasa mungkin aku akan ikut serta berpartisipasi dalan permainan itu, lagi pula aku ingin mencoba kemampuan para iblis muda masa kini" balas Naruto dengan santai kemudian menyeruput secangkir teh. "Selain itu, ada yang ingin kutanyakan" "Siapa yang saat ini berada pada ranking teratas dalam rating game?" Lanjut Naruto sembari melihat ke arah jendela apartementnya.

"Ku rasa kau kenal dengan keturunan fallen angel yang juga setengah iblis yang sudah menjadi iblis kelas atas, setingkat dibawah para yondai maou. Diehausser Belial, dialah yang selama ini menjadi kaisar dalam rating game sebagai one rank" ujar Ajuka menjawab pertanyaan dari si pirang itu.

Naruto mengelus dagunya seakan berpikir "Hmm keturunan half demon dari great first governor of fallen angel. Ku rasa aku bakal bertemu dengan lawan-lawan yang menarik" ucap Naruto santai "Dan apakah kalian para yondai maou akan ikut berpartisipasi?" Tanya Naruto menatap tiga maou yang berada dihadapannya.

"Tentu saja kami akan ikut serta, namun hanya dibagian akhir pertarungan antara yondai maou dan para iblis kelas atas peringkat 3 sampai 1" ujar Sirzechs tersenyum tipis.

"Sebelumnya ada yang ingin kukatakan" ucap Naruto menggantungkan perkataannya "Apakah kalian tahu, beberapa waktu terakhir ini terdengar info munculnya organisasi 'Khaos Brigade' yang kabarnya memiliki tujuan yang kurang baik, sih" ujar Naruto, kemudian menuangkan teh ke dalam cangkirnya. Sirzechs dan dua maounya masih menatap Naruto, seakan mereka ingin mendengar lanjut info yang dikatakan Naruto. "Pemimpinnya itu Ouroboros Ophis sang ketidakbatasan" "Dan beberapa waktu lalu salah satu anggotanya yang merupakan pemegang sacred gear True Longinus datang menemuiku dan mencoba merekrutku tapi seperti kalian tahu apa jawabanku kan"

Sontak saja perkataan Naruto membuat meraka, keempat maou langsung tersentak. Bagaimana tidak jika ada organisasi yang didirikan oleh sang ketidakbatasan dengan anggota seorang pemilik sacred gear tombak pembunuh Tuhan. What the hell, ini bercanda bukan? Terus apa tujuan dari organisasi itu? Naruto bilang 'kurang baik' sudah pasti itu rencana buruk. Seperti itulah yang ada dipikiran ketiga maou itu.

"Hey sudahlah jangan terlalu dipikirkan, biar aku saja yang memikirkannya dan kalian tenang saja sana disinggasana kalian" "Ku dengar kabar Rias adik tercintamu itu akan ditunangkankah?" Tanya Naruto pada Sirzechs dan dibalas anggukan oleh sang maou Lucifer. "Dan dari kabar yang beredar tunangan adikmu itu seorang playboy hypersex benarkah? Sangat disayangkan lho Rias nantinya akan disetubuhi oleh lelaki seperti itu"

"Kurasa kau bisa membantuku nanti Naruto" ucap Sirzechs tersenyum tipis dan hanya dibalas anggukan oleh si pirang.

Sekitar 2 jam ketiga maou itu berbincang dengan Naruto, kini mereka telah kembali ke Underworld untuk melakukan pekerjaan mereka.

To be continued...

Pembahasan tentang penampilan fisik Naruto.

Disini rambut Naruto jabrik dibagian depan dan panjang dibagian jambang seperti rambut Minato, sementara dibagian belakang rambutnya panjang sampai punggung dan diikat seperti ikatan gaya rambut style 'Himura Kenshin'. Tinggi badan Naruto sekitaran 171.5cm dan memiliki warna kulit putih pucat serta pupil mata biru dengan pola riak air berwarna putih.

Powers Naruto ::

- ? [Power of Mother]

- Cybernetics Gears [ Power of Sacred Gear]

- ? [Power of Devil Clan]

- ? [Ultimate Power]

Cybernetics Gears adalah Sacred Gears dengan wujud awal berupa 'Android Watch' atau sebuah jam tangan android. Memiliki kemampuan yang sama persis dengan Dimension Lost, namun juga memiliki kemampuan sibernetika sampai virtual ilusion tanpa batas realitas-virtual. Memiliki fitur Computerization dan Mathematic Form.