Vocaloid (c) Yamaha. No commercial profit taken.

warning plot lambat. Kesamaan ide harap dimaklumi.


The Chambers of Rhetoric

[ 00 ]


Dari Lily Milivoj, putri asuh dan murid dari Avanna Milivoj, kepada sahabatku Al Geoffroi di Dala, semoga kedamaian dan berkat menyertaimu.

Aku menulis ini dengan sedikit harapan bahwa kau akan membalasnya adalah kecil. Karena yang akan kukatakan ini berkenaan dengan masa lalumu dan orang-orang yang kau cintai, yang sayangnya mereka sudah tidak ada lagi. Akan tetapi, hal ini terlalu penting. Dan aku yakin, kau juga ingin mengetahuinya.

Beberapa malam sebelum purnama lalu, aku menemukan keganjilan. Rei yang pertama kali mendengarnya. Suara gagak. Di tengah malam. Mungkin ini terdengar sepele bagi orang awam. Akan tetapi, bukankah ini terdengar tidak asing bagimu? Mengingatkanmu pada sepuluh tahun lalu? Tapi, tentu saja, aku tidak terlalu memerhatikan Rei, pada awalnya. Sepuluh tahun adalah waktu yang panjang, sekalipun itu bagi kita, kaum penyihir. Dan lagi, peristiwa yang terjadi terlalu rumit dan menyakitkan.

Aku menolak mengaitkan suara gagak itu dengan kejadian silam. Maka dari itu, aku memutuskan untuk berpikir jika Rei salah dengar—gagak telah kembali ke sarang pada sore hari dan terlelap saat malam menjelang. Sampai pada akhirnya, aku ingat bahwa Rei adalah seekor kucing. Tak mungkin dia salah membedakan suara pungguk dengan koakan gagak. Dan kemudian, di saat aku mulai mengira-ngira, gantian aku yang dihadapkan pada keganjilan itu sendiri.

Aku melihat dia, Al. Anak laki-laki yang mirip sekali dengan adik perempuan tunanganmu. Anak laki-laki yang mirip sekali dengan anak yang kini kau asuh.

Jika yang kulihat bukanlah permainan fatamorgana, maka, kelihatannya kita harus merasa senang: Lenka bukanlah satu-satunya yang tersisa dari Engilram. Si kembar masih utuh, Al. Mereka masih utuh.

Meskipun begitu, aku tidak akan bilang bahwa kita harus menyatukan mereka kembali. Sayang sekali. Ada beberapa kondisi yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Tapi aku tidak bisa menuliskan semua kondisi itu di dalam surat. dan aku yakin kau pun lebih ingin mengetahuinya langsung dariku.

Datanglah ke Uth secepat mungkin—jika kau memang merasa perlu mengetahui segalanya. Aku masih tinggal di sana, mengurus sebuah penginapan di dekat dermaga, sama seperti terakhir kau menemuiku delapan tahun lalu. Uth sudah banyak berubah sejak saat itu. Jika kau lupa letak penginapanku, cukup tanyakan pada penduduk sekitar, dimana letak penginapan milik Liliana. Mereka akan menunjukkan jalannya.

Damai besertamu.

.

.

.

tbc


proyek baru, karena mc saya udah ada yang kelar dan 1 mc lain (eschaper) akan menyusul selesai (2 chapter terakhir masih dalam proses penggarapan). ada yang masih inget sama cerita jadul yang pernah saya post; VIVIANE? itu juga segera di-update. liburan ini saya puas sekali menulis. MUAHAHAHAHA!

cerita ini (diusahakan) bisa update seminggu sekali.

review adalah cinta #huek

sign,

pandanyasar