Hallo semua! Aku orang baru disini,sekian lama hanya menjadi pembaca,sekarang saya baru berani update dimaklumi jika cerita yang saya bawakan GaJe,jelek,membingungkan,dsb.

Dari pada saya mati penasaran lebih baik saya beranikan diri membuat cerita dari buah pikir yang sederhana ini

Sekian dari saya

Selamat membaca

Chapter 1

Dimana ini ?

Sumary

Dia yang terbangun ditempat yang tak diketahuinya,dan mencoba beradaptasi dengan lingkungan yang akan terjadi ? .

Seorang pemuda berambut pirang sedang berjalan menuju sekolah yang baru dimasukinya sekitar sebulan yang lalu,SMU Kuoh sekarang adalah tempatnya menimba ilmu.

...

"Namaku uzumaki naruto,seorang shinobi tingkat atas (mungkin) yang terdampar didunia antah berantah ini,entah bagaimana caranya aku bisa ke dunia ini,itu yang selalu kupikirkan dengan otak yang pas-pas'an ini".

Kejadiannya sekitar dua bulan yang lalu.

.

.

.

"Aku yang tertidur setelah menjalankan missi dari nenek,tiba tiba setelah bangun aku sudah berada di de- emm maksudku kota ini,aku yang terbangun menatap kaget tempat yang ku tiduri saat itu hanya sebidang tanah yang ditumbuhi rumput dan terdapat banyak pohon yang menjulang tinggi disekitar ku,jelas jelas semalam aku tertidur diatas yang tidak kaget coba ?".

"Aku yang kebingungan dengan apa yang telah terjadi,terselamatkan oleh seorang pria paruh baya yang lewat ditempat ini,memutuskan untuk bertanya kepadanya"

"Maaf,paman mengganggu perjalan anda"

Bicara yang sopan kepada orang tua itu wajib

"Ya,apa ada yang perlu saya bantu"

Paman itu menatapku dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Ini dimana ya ?"

Sambil menggaruk bagian kepala yang tidak gatal aku bertanya kepadanya.

"Apa kamu tersesat ?"

Aku hanya menjawab dengan anggukan kepala saja.

"Memang kamu berasal dari mana ?"

Dia malah bertanya (lagi),hey disini aku yang bertanya paman,gerutuku dalam hati.

"Aku berasal dari konoha paman,saat terbangun aku sudah berada ditempat ini"

"Dari konoha ?,kota apa itu ?,di negara mana itu ?,coba katakan lebih rinci tempat asal mu ?

(Lagi) Dia menjawab dengan berbagai macam pertanyaan tentang konoha,mencoba bersabar untuk mendapatkan pentunjuk itu lebih baik.

"Desa konoha itu berada diwilayah negara api,dan konoha adalah salah satu dari lima desa besar shinobi".aku menjelaskan letak konoha kepadanya, hanya itu yang ku tahu tentang konoha.

"Desa shinobi...ha..ha..ha..kau terlalu banyak membaca komik nak,khayalan mu itu sungguh keterlaluan..ha..ha..ha"

Dia malah tertawa,apanya yang lucu.

"Ha..ha..ha..nak apa kau itu sedang sakit,apa kau stres memikirkan pelajaran disekolahmu ?,imajinasi mu sungguh luar biasa, . ".

Sudah cukup,kesabaran ku habis,dia malah tertawa tanpa henti,justru kau yang stres,tertawa disaat tidak ada orang yang melawak.

"Paman tolong hentikan tawa mu yang tidak jelas itu,aku hanya bertanya ini dimana,jangan balik bertanya saat orang lain bertanya,dan apa aku terlihat sedang melalukan lelucon didepanmu HAH !".

"Kau tidak sopan terhadap orang yang kau mintai tanya,siapa yang mengajari mu bersikap seperti itu kepada orang yang lebih tua dari mu,orang tua mu pasti tidak mengajari mu sopan satun ya".

"Aku tidak memiliki orang tua"

"Maaf,bukan maksdu ku"

"Tidak apa-apa paman,justru aku yang seharus meminta maaf atas tindakan ku tadi,aku hanya kalut karena tidak tau sekarang berada dimana.

"Baiklah,,bagaimana kalau kita bicarakan ini dirumahku saja"

Paman ini mengajak ku kerumahnya

"Tenang saja aku bukan orang jahat kok,memang tidak baik mempercayai orang yang baru kita kenal,itu juga berlaku terhadapku kan.

"Kenapa paman percaya padaku ?"

"Kalau kamu berniat buruk kamu akan melakukannya dari tadi,karena tempat ini jarang sekali dilewati orang".

Aku hanya tersenyum mendengarnya

"Aku belum tau nama mu nak ?"

"Namaku Uzumaki Naruto,paman sendiri?"

"Kato,Misaki kato"

Kami berdua bejabat tangan tanda perkenalan kami.

"Nah,,kita sudah sampai dirumah ku yang sangat sederhana ini"

"Kau terlalu merendah paman"

Rumah paman ini cukup besar menurutku

"Ayo kita masuk"

Ajaknya padaku,saat memasuki ruangan aku melihat berbagai macam benda yang tak ku kenal.

"Duduklah,aku akan mengambilkan minuman".

Setelah mempersilahkan duduk kemudian paman itu ke dapur untuk membuatkan minum.

Paman membawakan dua gelas jus jeruk lengkap dengan se-toples kue.

"Hanya ini yang bisa ku berikan untuk menjamu tamu"

"Tidak apa-apa paman,aku malah merepotkan"

"Tidak masalah,lagi pula aku hidup sendirian"

"Memangnya istri dan anak paman kemana ?".

"Istriku telah meninggal sejak lama,dan anak perempuan ku satu-satunya telah menikah".

Sedikit merasa bersalah bertanya soal keluarganya.

"Naruto-kun,kita lanjutkan obrolan yang tadi,coba jelaskan kenapa kamu bisa sampai ke sini".

"Kato-san pasti tidak akan percaya,dan akan menertawakan ku lagi"

"Maaf soal yang tadi,aku akan mencoba untuk percaya walau sulit untuk dipercaya,aku akan mendengarkannya dengan baik.

"Setelah menjalankan missi yang diberikan nona hokage,aku segera pulang lalu membersihkan diri kemudian pergi tidur,dan terbangun sudah berada disini,hanya itu yang ku tahu".

"Apa mungkin kamu berpindah dimensi secara tidak sengaja naruto-kun"

Kato-san memberikan pendapatnya tentang hal yang menimpaku ini,berpindah dimensi ? Apa itu mungkin,berpindah dimensi yang ku tahu itu adalah kemampuan putri kaguya,apa mungkin dia yang melakukannya, mungkin dia telah tersegel.

"Berpindah dimensi,maksud paman".

"Iya,ini hanya pendapatku sih,kamu yang berasal dari konoha desa shinobi itu,dan sekarang kamu berada disini,ini kota kuoh dan tak ada shinobi ditempat ini,jadi menurutku kamu entah bagaimana caranya berpindah kedunia ku saat yang ku tahu tentang berpindah dimensi dari film film yang pernah ku tonton".

"Mungkin itu yang terjadi paman,aku tidak tahu bagaimana caranya kembali".

"Sangat sulit dipercaya dengan hal yang menimpamu,naruto-kun aku juga sering membaca buku tentang shinobi bukankah mereka memakai jurus-jurus yang hebat seperti menghilang dengan bos asap,meloncat-locat diatas pohon dan hidup di dunia tersebut tolong ceritakan sedikit".

Kato-san bertanya dengan sangat antusias padaku.

"Benar paman,para shinobi memakai jurus jurus yang berpindah dimensi,aku juga pernah menghadapi orang seperti itu,kemampuan nya mengerikan dia memindahkan ku keberbagai tempat sesuai keinginan nya".

"Benarkah ada seorang seperti itu di dunia mu ?".

"Asal paman tahu dia bukan orang tapi dewa".

"Dewa ?,kau melawan seorang dewa,hebat sekali kau mungkin dia yang melakukannya ?".

"Itu tidak mungkin paman,dia sudah tersegel kembali didunia ku"

"Hebat,,aku sulit membanyangkan nya,seorang manusia sepertimu melawan dewa,sedikit tidak percaya sih".

"Sudah ku duga paman tak akan percaya,tapi itulah kenyataannya".

" ,menurutku ada baiknya menjalani hidup dulu didunia ini,akan sangat sulit mencari jalan pulang ke dunia mu setidaknya membutuhkan waktu yang tidak sebentarkan,tinggalah bersamaku akan ku bantu mengenalkan tentang dunia ini kepadamu".

"Ada benarnya juga paman,menjalani hidup sambil mencari jalan pulang kedunia ku,terima kasih atas tawarannya paman,itu tidak perlu,aku akan mencari pekerjaan disini lalu menyewa sebuah rumah untuk ditinggali aku tak ingin lebih merepotkan paman".

"Pekerjaan ? Apa kau sudah lupa ini dimana,dunia ini berbeda dengan duniamu itu bagaimana kalau nanti kau malah tersesat dan aku tak ingin repot-repot mencarimu,setidaknya tinggalah disini beberapa lama setelah cukup mengenal lingkungan barumu,soal pekerjaan kau boleh bekerja di restouran yang ku miliki bagaimana?".

"Res-res ? Apa itu paman,?"

"Itu tempat orang makan,minum dan sebagainya"

"Apa res-apalah itu seperti kedai"

"Kurang lebih seperti itu naruto-kun,bagaimana apa kau mau tinggal dan bekerja ditempatku setidaknya sampai kau merasa cukup mengenal dunia ini,tapi kalau kau mau selamanya itu tidak masalah buat ku,lagi pula aku hidup sendirian".

Aku berdiri dan membungkukan badan berterima kasih pada orang baik hati ini.

Dan mulai hari ini aku menjalani hidup didunia ini.

.

.

R'zpxtra

.

.

Tidak terasa sedikit menceritakan kisah hidupku,aku telah sampai disekolah tempatku belajar ,SMU kuoh namanya sekolah yang kebanyakan murid perempuan karena baru beberapa tahun ini dibuka untuk campuran.

"Oi,,Misaki-san"

Ahh ! Perkenalkan dia yang memanggilku bernama hyodo issei,dia temanku disekolah ini belum lama juga kami saling mengenal tapi sedikit tau tentang mengingatkan ku dengan jiraya-sensei karena sifat mereka yang sama,sama-sama mesumnya.

Kenapa dia memanggilku "Misaki" karena disini aku menggunakan marga nya paman Kato,karena dia yang menyuruhku begitu,agar status ku lebih jelas katanya.

"Ah! , ohayo... hyodo-san"

"Ohayo...Misaki-san"

"Aku kira kau belum datang"

"Kau meledek ku misaki-san"

"Maaf-maaf aku hanya bercanda"

"Ayo kita ke kelas,sebentar lagi pelajaran pertama akan dimulai"

"Mari"

"Rias-senpai kau begitu cantik"

"Akeno-senpai juga tidak kalah cantiknya"

"Izinkan aku berjalan dengan kalian"

"Cantiknya kalian berduan senpai"

Saat memasuk gedung sekolah cukup jelas terdengar teriakan-teriakan dari siswi ketika "two greet onee-sama" muncul disekitar mereka.

Ini lah yang mengisi pendengaranku setiap harinya selama sebulan terakhir menginjakan kaki di sekolah ini.

Mereka berduan adalah Rias Gremory-senpai dan Himejima Akeno-senpai dua wanita dengan bentuk tubuh sangat ideal yang banyak diimpikan kaum berdua adalah idola bagi siwsi-siswi disekolah ini,dan surga bagi murid laki-laki disini,apalagi untuk seorang mahluk yang berada disamping ku memandangi "two greet onee-sama" dengan mata yang berbinar-binar ditambah dengan muka memerah serta senyuman yang bagi banyak perempuan itu disebut menjijikan.

Saat pertama kali memasuki sekolah ini ketika melihat mereka,salah satu dari mereka mengingatkanku dengan kaa-chan karena rambut merahnya,dan bentuk dada mereka yang terlihat berlebihan mengingatkan ku dengan wanita tua yang terjebak ditubuh mudanya yaitu Godaime-Hokage Senju Stunade.

Seingat ku issei berada satu club dengan mereka berdua,tapi kenapa pandangan nya itu menyiratkan seakan mereka bidadari yang baru turun dari khayangan,bukankah mereka sering benar-benar aneh,aku tak pernah mengerti dengan orang mesum seperti issei ini.

KRIIIIING

Suara tanda bel masuk membuyarkan keributan ditempat itu.

Naruto dan issei yang mendengar bel-pun akhirnya berjalan beriringan karena mereka berada dikelas yang sama,setelah sampai sebelum menuju tempat duduk masing-masing mereka berdua disapa oleh seorang gadis cantik berambut pirang.

"Ohayo,,Issei-san,Misaki-san"

"Ohayo,, Asia" Issei balas menyapa

"Ohayo,,Argento-san"Naruto pun membalas sapaan dari gadis cantik yang bernama lengkap Asia Argento,lantas setelah bertegur sapa mereka duduk di mejanya masing-masing.

Tidak lama sensei dari mata pelajaran pertama memasuki kelas, lalu mulai membahas apa yang akan di ajarkannya hari ini dan kemudian semua murid yang berada dikelas tersebut mengikuti pembelajaran dengan khidmat termasuk juga Naruto.

Tidak terasa jam menunjukan waktunya untuk istirahat ,banyak murid-murid yang berhamburan keluar kelas untuk menuju kantin sekolah,berbeda dengan naruto dia malah menuju dimana atas sekolah berada,atap sekolah sudah menjadi teman setia baginya,banyak hal yang selalu dipikirkannya dan disi adalah tempat yang cocok untuk merenung tanpa takut terganggu akan suara-suara yang menyakiti tertutup memang,tapi mau bagaimana lagi dia memang seperti ini,dulu dia sangat menyukai keramaian,dia berisik,hiveraktif,dan banyak orang yang terganggu akan sikapnya itu,tapi sekarang dia orang dapat berubah seiring berjalannya waktu tidak terkecuali juga dirinya.

Terlalu larut akan apa yang ia sedang pikirkan sehingga dia tidak sudah ada orang karena sebuah tepukan dipundaknya dan membuatnya hampir terjun bebas kebawah permukaan tanah kalau saja naruto tak cepat cepat berpagangan pada sesuatu.

"Haah..haah..hampir saja aku mati"

Dengan badan bergetar dan wajah masih memucat,naruto menolehkan kepalanya untuk melihat siapa pelaku yang hampir membuatnya kehilangan nyawa.

Bukannya marah pada sipelaku,dengan wajah yang pucat karena masih kaget dengan yang barusan dialaminya malah tambah pucat melihat wujud sang pelaku.

Souna shitori sang ketua OSIS yang terkenal akan ketegasan dan kedisiplinan tingkat tinggi,tak segan-segan untuk menghukum siapapun tanpa pandang bulu terhadap murid yang melanggar peraturan sekolah,dengan sikap diamnya ketua OSIS ini malah menambah kengerian dimata pemuda bermarga Misaki ini.

"K-Kaicho-san,,kau mengagetkan ku,dan hampir saja aku terjatuh,ha,ha,ha"

Sambil menggaruk bagian kepalanya yang tidak gatal karena gugup

"Apa ada yang perlu ku bantu"tambah naruto.

"Sedang apa kau disini,apa kau sedang membolos ?" Tanya souna dengan suara datarnya.

"Membolos ?,i-itu tidak benar,aku tidak sedang membolos,emm apa salah jika berada diatap sekolah saat jam istirahat?"

"Tidak ada yang melarangmu berdiam diri diatap sekolah,tapi ada waktu dimana kau boleh dan tidaknya berada disini".

"Maksud mu..?"

"Apa kau tidak dengar bel tanda masuk Misaki-san,lima menit yang lalu"

"Apaaaa...jadi sudah masuk ya!,wah gawat aku bisa dimarahi sensei nanti"

Buru-buru naruto berdiri dan membungkuk minta maaf pada souna atas ketidak disiplinannya,tanpa sadar ada benda miliknya yang terjatuh.

"Terima kasih,telah mengingatkan saya kaicho-san"

Tanpa menunggu jawaban dari souna naruto langsung mengambil langkah seribu menuju kelas nya.

Saat hendak ingin kembali tak sengaja souna melihat benda berbentuk persegi. memungut benda tersebut,ternyata benda tersebut sebuah foto, terdapat dua orang di foto tersebut yang pertama seorang pria berambut kuning,dan yang kedua seorang wanita dengan rambut panjang berwarna foto ini adalah foto pasangan suami istri diperjelas dengan keadaan si wanita yang sedang mengandung,mungkin ini foto kedua orang tua murid baru yang ditegurnya tadi,tanpa sengaja souna menemukan hal yang tak lazim difoto tersebut.

"Setelah pulang sekolah nanti,akan kutanya tentang ini pandaya".

.

.

.

R'zpxtra

.

Out

Kritik dan saran dipersilahkan,bebas mau apa saja juga

Mohon review.